5 Fakta Pekan ke-16 BRI Super League: Persib Tergelincir, Borneo FC Kudeta Puncak, Kartu Merah Rafael Struick

5 Fakta Pekan ke-16 BRI Super League: Persib Tergelincir, Borneo FC Kudeta Puncak, Kartu Merah Rafael Struick
BRI Super League 2025-2026. (c) dok.Vidio

Bola.net - Pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 menyajikan drama perebutan takhta yang semakin memanas. Sembilan pertandingan yang digelar sepanjang 3-5 Januari 2026 menghadirkan pergeseran krusial di papan atas klasemen BRI Super League.

Borneo FC kembali mengambil alih posisi puncak setelah rival-rival terdekatnya tergelincir. Persaingan di jalur juara pun kembali menjadi kejar-kejaran sengit yang sulit ditebak.

Tak hanya soal perebutan gelar, pekan ini juga diwarnai aksi para pemain lokal yang mulai unjuk gigi di tengah dominasi legiun asing. Namun, sorotan juga tertuju pada insiden kartu merah yang menimpa dua pemain berlabel Timnas Indonesia.

Di papan bawah, nasib miris dialami dua tim asal Jawa Tengah yang semakin terbenam di zona degradasi. Sementara itu, debut kembalinya Milomir Seslija masih belum membuahkan hasil manis bagi Persis Solo.

Bola.net merangkum lima fakta menarik dari pekan ke-16 yang penuh warna ini. Berikut ulasan lengkapnya:

1 dari 5 halaman

Pesut Etam Kembali Berkuasa

Pesut Etam Kembali Berkuasa

Starting XI Borneo FC pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. ILeague

Borneo FC sukses memanfaatkan momentum untuk kembali ke singgasana. Kemenangan 2-1 atas PSM Makassar pada Sabtu (3/1/2026) menjadi kunci keberhasilan mereka mengkudeta posisi puncak.

Brace dari Joel Vinicius memastikan tambahan tiga poin krusial bagi Pesut Etam. Kini mereka memimpin klasemen dengan koleksi 37 poin, unggul tipis dari para pesaingnya.

Sebaliknya, Persib Bandung harus rela turun ke peringkat ketiga setelah hanya bermain imbang 1-1 di kandang Persik Kediri. Hasil ini membuat Maung Bandung mengoleksi 35 poin, tertinggal dari Persija Jakarta yang mengintai di posisi kedua dengan 36 poin.

Pertandingan Selanjutnya
Liga 1 Liga 1 | 11 Januari 2026
Persib Bandung Persib Bandung
15:30 WIB
Persija Persija
Liga 1 Liga 1 | 9 Januari 2026
Persita Persita
15:30 WIB
Borneo FC Borneo FC
2 dari 5 halaman

Kartu Merah Struick dan Saddil

Kartu Merah Struick dan Saddil

Rafael Struick merayakan golnya ke gawang Shan United di laga AFC Challenge Cup. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Pekan ini juga diwarnai insiden pengusiran dua penggawa berlabel Timnas Indonesia. Rafael Struick harus diganjar kartu merah saat Dewa United bertandang ke markas Bhayangkara FC.

Striker muda itu diusir wasit Asep Yandis di masa injury time setelah menendang bola ke arah Ilija Spasojevic yang sedang terjatuh. Situasi ini cukup ironis bagi Struick, karena ia belum mencetak satu pun gol musim ini di liga namun justru sudah mengoleksi kartu merah.

Nasib serupa dialami Saddil Ramdani bersama Persib Bandung. Setelah mencetak gol, ia justru harus meninggalkan lapangan lebih cepat pada menit ke-81 akibat menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Yusuf Meilana.

3 dari 5 halaman

Panggung Pemain Lokal

Panggung Pemain Lokal

Duel BRI Super League: Persija Jakarta vs Persijap Jepara, Sabtu 3 Januari 2026 (c) Bola.net/Abdul Aziz

Meski pemain asing masih mendominasi, pekan ke-16 menjadi panggung pembuktian bagi talenta lokal. Duo muda Persija, Arlyansyah Abdulmanan dan Aditya Warman, tampil sebagai penentu kemenangan Macan Kemayoran atas Persijap Jepara.

Di laga lain, Yakob Sayuri dan Frets Butuan turut menyumbang gol dalam pesta enam gol Malut United ke gawang PSBS Biak. Bek Bali United, Kadek Agung, juga tak mau kalah dengan mencetak gol tunggal kemenangan timnya atas Arema FC.

Saddil Ramdani, terlepas dari kartu merahnya, tetap mencatatkan namanya di papan skor untuk Persib. Fenomena ini membuktikan bahwa pemain lokal masih punya peran vital dalam menentukan hasil akhir pertandingan di tengah gempuran pemain asing.

4 dari 5 halaman

Duo Jawa Tengah Sekarat

Kondisi memprihatinkan dialami dua wakil Jawa Tengah, Persis Solo dan Persijap Jepara. Keduanya kini terdampar di dasar klasemen dan menjadi kandidat kuat degradasi jika tidak segera bangkit.

Persis Solo semakin terpuruk usai dihajar Persita Tangerang 1-3 di kandang sendiri. Ini menjadi kekalahan ke-11 Laskar Sambernyawa sepanjang musim ini berjalan.

Catatan statistik mereka sangat miris, di mana Gervane Kastaneer dkk. baru menang sekali, yakni saat melawan Madura United di pekan pertama. Setelah itu, mereka puasa kemenangan dengan empat hasil imbang dan sebelas kekalahan.

5 dari 5 halaman

Milo Masih Puasa Kemenangan

Kembalinya Milomir Seslija ke kursi pelatih Persis Solo belum memberikan dampak instan yang diharapkan. Pelatih asal Bosnia itu masih mencari kemenangan perdananya bersama Laskar Sambernyawa.

Dalam tiga laga yang telah dipimpinnya menggantikan Peter de Roo, Milo selalu menelan kekalahan pahit. Tim asuhannya dihajar Dewa United 1-5, takluk 1-2 dari Persik, dan terkini dipermalukan Persita 1-3 di Manahan.

Ujian berat kembali menanti Milo pekan depan. Ia akan memimpin timnya dalam duel hidup mati melawan sesama penghuni zona degradasi, Semen Padang, yang perlahan mulai menjauh dari zona merah.