
Bola.net - Juventus harus menelan pil pahit di pekan ke-25 Serie A 2025/2026. Menjamu Como di Allianz Stadium, Sabtu (21/02/2026) malam WIB, Bianconeri tumbang dengan skor 0-2.
Dua gol tim tamu masing-masing dicetak Mergim Vojvoda pada menit ke-11 dan Maxence Caqueret pada menit ke-61. Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan 21 pertandingan tak terkalahkan Juventus di kandang sendiri.
Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena datang di hadapan publik Turin. Alih-alih mendapat dukungan penuh, para pemain justru harus menghadapi cemoohan dari suporternya sendiri.
Situasi ini mempertegas bahwa performa Si Nyonya Tua sedang berada di titik mengkhawatirkan. Dalam lima laga terakhir di semua kompetisi, mereka tak sekali pun mampu meraih kemenangan.
Suporter Kehilangan Kesabaran, Stadion Allianz Bergemuruh

Sejak awal laga, Juventus sebenarnya berusaha mengontrol permainan. Namun kesalahan lini belakang membuat mereka harus tertinggal cepat lewat gol Vojvoda di menit ke-11.
Gol tersebut langsung mengubah atmosfer di Allianz Stadium. Laporan Football Italia menyebut para pendukung mulai menunjukkan kekecewaan karena tim kesayangan mereka tampil tanpa intensitas dan kejelasan arah permainan.
Memasuki jeda babak pertama, siulan dan cemoohan terdengar jelas dari tribun. Para suporter tampak sudah kehilangan kesabaran melihat performa yang dinilai jauh dari standar Juventus.
Situasi tak membaik selepas turun minum ketika Caqueret menggandakan keunggulan Como pada menit ke-61. Teriakan “tunjukkan sedikit keberanian” menggema di stadion, mendesak para pemain untuk memperlihatkan semangat dan karakter yang lebih kuat, namun respons yang diharapkan tak kunjung datang hingga peluit akhir berbunyi.
Tren Negatif yang Makin Mengkhawatirkan

Kekalahan dari Como menjadi noda besar bagi Juventus musim ini. Sebelumnya, mereka masih bisa berdalih soal kartu merah saat kalah dari Inter dan Galatasaray, tetapi kali ini tak ada alasan serupa.
Kesalahan defensif dan performa penjaga gawang yang kurang meyakinkan menjadi faktor utama dua gol Como. Tim asuhan Cesc Fabregas pun pulang dari Turin dengan kemenangan meyakinkan 2-0.
Secara keseluruhan, Juventus kini telah menelan tiga kekalahan beruntun dan tanpa kemenangan dalam lima laga terakhir di semua ajang. Sebelum dipermalukan Como, mereka dihajar Galatasaray 5-2 di Liga Champions, kalah 3-2 dari Inter di Serie A, bermain imbang 2-2 melawan Lazio, serta disingkirkan Atalanta 3-0 di perempat final Coppa Italia.
Situasi ini membuat tekanan terhadap tim semakin besar jelang dua laga berat berikutnya. Juventus akan menjamu Galatasaray pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions setelah kalah 5-2 di Turki, sebelum bertandang ke markas AS Roma di Olimpico pada laga Serie A berikutnya.
Klasemen Liga Italia
(Football Italia)
Baca Juga:
- Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
- Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
- Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
- 6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
- Usai Dapat Kartu Merah Kontroversial di Laga Inter vs Juventus, Pierre Kalulu Akhirnya Buka Suara
- Imbas Drama Derby d'Italia, Pelatih Milan Tuntut Revolusi VAR dan Perubahan Aturan Offside
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 26 Mei 2026 19:10Ternyata, Ini Cara Michael Carrick Bikin MU Kembali Garang!
-
Liga Inggris 26 Mei 2026 18:18Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 26 Mei 2026 19:10Ternyata, Ini Cara Michael Carrick Bikin MU Kembali Garang!
-
Liga Inggris 26 Mei 2026 18:18Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 26 Mei 2026 19:05Purbaya Soal Anggaran MBG: Ada yang Bisa Lebih Efisien
-
Liputan6 26 Mei 2026 18:31Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Diduga Sebut Sumbar Barbar
-
Liputan6 26 Mei 2026 18:00Wamendagri Ribka Minta Dana Otsus Papua Dikelola dengan Prinsip 5T
MOST VIEWED
Dari Puncak Klasemen ke Jurang Kegagalan: Tragedi AC Milan yang Gagal ke Liga Champions
Statistik Mewah yang Antar Como ke Liga Champions: Pertahanan Terbaik di Serie A, Lini Serang Paling Tajam ke-2
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Top Skor Serie A 2025/2026: Martinez Masih Ganas, Dua Pendatang Baru Hadirkan Kejutan!
HIGHLIGHT
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Manajer MU dengan Persentase Kemenangan Tertinggi:...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7021041/original/087917800_1779795064-WhatsApp_Image_2026-05-26_at_18.27.35.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7019213/original/061759000_1779792817-IMG-20260526-WA0008.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7019498/original/018788200_1779793235-WhatsApp_Image_2026-05-26_at_17.50.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7018947/original/048971900_1779792398-1000082375.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7018825/original/064989700_1779792280-20260526_135619.jpg)
