
Bola.net - AFC yakin kisruh sepakbola Indonesia akan segera berakhir dan kembali bersatu. Demikian keyakinan Pelaksana Tugas Presiden AFC Zhang Jilong saat berkunjung ke Jakarta.
"Sepak bola Indonesia akan bersatu dalam satu kompetisi," katanya setelah melakukan pertemuan dengan PSSI, KPSI serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Meski optimis bahwa sepakbola Indonesia akan kembali bersatu, namun Zhang Jilong enggan membeberkan lebih lanjut mengenai detail pertemuan tersebut. Suksesor Bin Hamman tersebut hanya memberikan jawaban singkat terkait diskusi yang berlangsung di kantor KOI.
"Saya datang ke sini diundang oleh Ibu Rita untuk diajak diskusi guna membahas perkembangan sepak bola Indonesia. Saya sangat senang dengan diskusi tadi," kata Jilong menambahkan.
Sementara itu, Ketua KOI yang juga ketua tim task force Menpora, Rita Subowo mengaku senang dengan adanya pertemuan ini. Ia berharap ada jalan keluar yang dihasilkan untuk menyelesaikan konflik sepakbola nasional.
"Mohon doa restu, mudah-mudahan AFC bisa memberi jalan keluar yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," ucapnya.
Pada pertemuan tersebut, selain pihak AFC dan KOI juga hadir dari pihak PSSI yang diwakili Djohar Arifin Husin, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Halim Mahfudz dan Finanta Rudy. Sementara dari pihak KPSI hadir Djamal Aziz, Togar Manahan Nero, Joko Driyono dan Tigor Shalomboboy. (ant/dzi)
"Sepak bola Indonesia akan bersatu dalam satu kompetisi," katanya setelah melakukan pertemuan dengan PSSI, KPSI serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Meski optimis bahwa sepakbola Indonesia akan kembali bersatu, namun Zhang Jilong enggan membeberkan lebih lanjut mengenai detail pertemuan tersebut. Suksesor Bin Hamman tersebut hanya memberikan jawaban singkat terkait diskusi yang berlangsung di kantor KOI.
"Saya datang ke sini diundang oleh Ibu Rita untuk diajak diskusi guna membahas perkembangan sepak bola Indonesia. Saya sangat senang dengan diskusi tadi," kata Jilong menambahkan.
Sementara itu, Ketua KOI yang juga ketua tim task force Menpora, Rita Subowo mengaku senang dengan adanya pertemuan ini. Ia berharap ada jalan keluar yang dihasilkan untuk menyelesaikan konflik sepakbola nasional.
"Mohon doa restu, mudah-mudahan AFC bisa memberi jalan keluar yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," ucapnya.
Pada pertemuan tersebut, selain pihak AFC dan KOI juga hadir dari pihak PSSI yang diwakili Djohar Arifin Husin, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Halim Mahfudz dan Finanta Rudy. Sementara dari pihak KPSI hadir Djamal Aziz, Togar Manahan Nero, Joko Driyono dan Tigor Shalomboboy. (ant/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
