Analisis Asisten Mauricio Souza usai Persija Bantai Bhayangkara FC 3-0 di BRI Super League, Papan Atas Semakin Panas!

Bola.net - Persija Jakarta meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 atas Bhayangkara FC dalam laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/26 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/12). Hasil di laga Persija Jakarta vs Bhayangkara FC ini menjadi penutup positif Macan Kemayoran pada akhir 2025.
Pada laga Liga 1 tersebut, Persija tidak didampingi pelatih kepala Mauricio Souza yang harus absen karena akumulasi kartu. Peran pendampingan tim dari sisi lapangan dijalankan oleh asisten pelatih Ricky Nelson.
Persija akhirnya memecah kebuntuan pada masa tambahan waktu babak pertama. Allano Brendon de Souza Lima mencetak gol melalui eksekusi penalti pada menit ke-45+4.
Gol kedua Persija tercipta pada menit ke-61 melalui gol bunuh diri pemain Bhayangkara FC, I Putu Gede Juni Antara. Situasi tersebut bermula dari umpan silang Bruno Tubarao.
Syukuri Hasil Laga Persija Jakarta vs Bhayangkara FC

Persija memastikan kemenangan setelah Jordi Amat Maas mencetak gol ketiga pada menit ke-77. Gol tersebut semakin mempertegas dominasi Macan Kemayoran sepanjang pertandingan.
Ricky Nelson mengungkapkan bahwa timnya bersyukur bisa meraih kemenangan di laga Persija Jakarta vs Bhayangkara FC ini meski menghadapi kesulitan pada babak pertama. Ia menilai perubahan pola permainan lawan cukup memengaruhi jalannya laga.
"Kita sangat bersyukur walaupun memang babak pertama agak sangat kesulitan. Bhayangkara FC agak sedikit berubah dari apa yang kita lihat di gim sebelumnya," ujar Ricky Nelson kepada wartawan.
"Kita coba untuk mengeksplor gelandang mereka, tetapi mereka turun jauh hampir enam pemain di bawah sehingga itu menyebabkan agak sedikit kesulitan untuk membongkar pertahanan mereka," katanya menambahkan.
Momen Penalti di Laga Persija Jakarta vs Bhayangkara FC

Ricky Nelson menilai momen penalti menjadi titik balik pertandingan Persija Jakarta vs Bhayangkara FC. Setelah itu, Persija mampu bermain lebih efektif pada babak kedua.
"Dengan beberapa momen transisi, mendapatkan penalti itu membuat suasana jadi berbeda sehingga babak kedua lebih terbuka, dan momen untuk kita bisa masuk ke area mereka lebih baik," tuturnya.
"Poinnya sekarang menutup tahun 2025 kita tetap bisa bersaing di atas sehingga peluang naik ke puncak masih tetap ada untuk putaran kedua atau gim selanjutnya," imbuh Ricky Nelson.
Penulis: Fitri Apriani (Bola.net)
Klasemen
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
Layvin Kurzawa Tumbang di Momen Kritis: Persib Bandung Kehilangan Mantan Bintang PSG Saat Perburuan Gelar
Drawing Piala Presiden 2026 Liga 4 Nasional: Tim yang Dilatih Bio Paulin Dapat Grup Sulit di Babak 64 Besar
Skenario Persib Juara BRI Super League pada Pekan ke-33: Menang di Parepare, Borneo FC Kalah di Jepara
Skenario Persis Solo Degradasi di Pekan ke-33 BRI Super League: Kalah dari Dewa United, Madura United Menang atas PSIM
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5935725/original/068372000_1778833043-IMG_1359.jpeg)

