
Bola.net - - Ketua Asosiasi Pesepak Bola Profesional (APPI), Ponaryo Astaman mengungkap alasan dibalik terselenggaranya Tribute Match Choirul Huda. Menurut Ponaryo, pertandingan itu digelar sebagai bentuk keprihatinan para pelaku sepak bola.
Tribute Match Choirul Huda akan digelar di Stadion Surajaya, Rabu besok. Laga ini dihelat sebagai bentuk penghormatan pada sosok Huda yang meninggal dunia kala membela klub Persela berlaga di Liga 1.
"Mengenai pertandingan besok, Tribute Match untuk Choirul Huda, kita ketahui bahwa memang momen ini keprihatinan para pelaku sepak bola Indonesia mulai dari pemain dan pelatihan hingga manajemen," ungkap Ponaryo.
"Dan terselenggaranya acara ini saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk para pemain yang telah meluangkan waktunya dan menunjukkan solidaritas mereka untuk rekan sesama profesi yang ditimpa musibah," imbuhnya.
Menurut mantan pemain Persija Jakarta tersebut, apa yang menimpa Huda merupakan kejadian yang tidak diinginkan. Namun dengan musibah itu bisa menjadi koreksi agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang.
"Bagaimana dengan momen ini bisa menjadi momen buat kita untuk sama-sama mengoreksi apa kekurangan kita selama ini sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," tambahnya.
"Karena pesepak bola memang punya resiko yang cukup besar untuk itu butuh keseriusan, butuh perhatian yang lebih supaya sekali lagi kejadian ini tidak terulang lagi ke depan," pungkasnya. (top/asa)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 18 April 2026 21:32
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 April 2026 07:00 -
Liga Inggris 20 April 2026 05:17 -
Liga Inggris 20 April 2026 04:52 -
Liga Inggris 20 April 2026 04:40 -
Liga Eropa Lain 20 April 2026 04:25 -
Liga Italia 20 April 2026 04:08
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559802/original/076108700_1776642162-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_06.08.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5003462/original/003045000_1731476528-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559784/original/001111300_1776637975-IMG_20260419_192305.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559646/original/028282400_1776603398-Prabowo_Magelang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559643/original/055568200_1776603343-Foto_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4409671/original/062231500_1682736056-WhatsApp_Image_2023-04-29_at_08.51.35.jpeg)

