
Bola.net - - Ratusan massa suporter menggelar aksi di Gedung DPRD Kota Malang, Rabu pagi. Massa yang mengatasnamakan Arek Malang ini menuntut agar pemerintah memediasi agar konflik dualisme di tubuh Arema bisa lekas usai.
Menurut M. Firman Anang, koordinator aksi, pada aksi ini mereka menegaskan tidak memihak salah satu kubu yang terkait dualisme. Mereka menegaskan hanya menginginkan Arema kembali satu, tak ada lagi dualisme.
"Yang pasti, dari awal tujuan kita adalah satu Arema," ujar Yez, sapaan karib Firman Anang.
"Kami tidak tahu nanti bakal islah atau seperti apa, yang terpenting suporter tahunya Arema satu," sambungnya.
Menurut Yez, mereka tak mau tahu proses yang harus ditempuh kedua pihak untuk menyelesaikan dualisme. Namun, mereka menegaskan bakal menghormati proses apapun yang dilakukan.
"Kita akan hormati upaya-upaya apapun yang dilakukan," tuturnya.
Tuntutan dari massa yang mengatasnamakan Arek Malang.
Lebih lanjut, Yez menegaskan bahwa konflik dualisme ini membawa dampak negatif bagi suporter grassroot. Mereka menilai adanya dualisme ini membuat adanya kubu-kubuan di kalangan suporter dan masyarakat.
"Timbul semacam saling bully. Ini yang kita nggak inginkan," ucapnya.
"Kami inginnya kita satu suara dan Malang tetap kondusif," ia menandaskan.
Sementara itu, usai membacakan sejumlah tuntutan mereka, beberapa perwakilan dari massa aksi diterima oleh anggota DPRD Kota Malang. Usai berdialog beberapa saat, rombongan kemudian meninggalkan gedung DPRD dan beranjak ke Stadion Gajayana Malang.(den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 Mei 2026 23:59Nonton Live Streaming Liga Inggris: Aston Villa vs Liverpool
-
Liga Spanyol 15 Mei 2026 23:24Unai Emery Dianggap Layak Latih Real Madrid, Ini Alasannya
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
Layvin Kurzawa Tumbang di Momen Kritis: Persib Bandung Kehilangan Mantan Bintang PSG Saat Perburuan Gelar
Drawing Piala Presiden 2026 Liga 4 Nasional: Tim yang Dilatih Bio Paulin Dapat Grup Sulit di Babak 64 Besar
Skenario Persib Juara BRI Super League pada Pekan ke-33: Menang di Parepare, Borneo FC Kalah di Jepara
Skenario Persis Solo Degradasi di Pekan ke-33 BRI Super League: Kalah dari Dewa United, Madura United Menang atas PSIM
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5935725/original/068372000_1778833043-IMG_1359.jpeg)

