
Arema Cronus mengawali pertandingan dengan agresif. Mereka langsung menekan pertahanan Madura United sejak pertandingan dimulai.
Mengandalkan kecepatan Esteban Vizcarra dan Dendi Santoso, Arema Cronus menekan pertahanan Laskar Sape Kerap. Namun, belum ada peluang yang mengancam gawang Heri Prasetya.
Sebaliknya, Madura United tak mau terpancing cepatnya tempo permainan Arema Cronus. Skuat besutan Gomes de Oliveira ini memilih tak tergesa dalam membangun serangan.
Menit 13, memanfaatkan umpan Esteban Vizcarra, Cristian Gonzales sempat membobol gawang Madura United. Namun, gol ini dianulir karena wasit menilai El Loco telah berada dalam posisi offside.
Madura United mendapat peluang untuk unggul pada menit 22. Namun, sundulan Marcello masih melenceng tipis di atas gawang I Made Wardhana.
Arema Cronus akhirnya unggul pada menit 27. Cristian Gonzales mampu memanfaatkan situasi skrimit untuk membobol gawang Madura United.
Ketinggalan satu gol, Madura United coba tampil lebih agresif. Namun, lemahnya koordinasi di sektor penyerangan membuat serbuan mereka terus kandas.
Arema Cronus menggandakan keunggulan pada menit 37. Sundulan Johan Alfarizi, menyambut tendangan bebas Srdan Lopicic membuat gawang Madura United bobol untuk kali kedua.
Madura United sendiri nyaris memperkecil defisit gol mereka dua menit berselang. Namun, tendangan bebas Toni Mossi masih menghantam mistar gawang Arema. Firly Apriyansah yang coba memanfaatkan bola liar gagal menceploskan bola ke gawang. Bola justru melambung ke atas mistar gawang I Made Wardhana.
Pada penghujung babak pertama, Madura United sukses menekan pertahanan Arema Cronus dengan permainan bola dari kaki ke kaki. Namun, Maulana gagal memungkasi skema apik ini dengan gol. Sepakan mendatarnya mengarah tepat ke pelukan Made Wardhana.
Babak kedua, Arema Cronus melanjutkan tekanan mereka ke pertahanan Madura United. Serbuan demi serbuan Arema ini nyaris membuahkan hasil pada menit 51. Sepakan Hendro Siswanto meluncur deras ke pojok kiri bawah gawang Madura United. Namun, Joko Ribowo, yang menggantikan Heri Prasetyo, sigap menepis bola ke luar lapangan.
Menit 59, gawang Arema Cronus akhirnya bobol. Memanfaatkan umpan tarik Engelberd Sani, Pablo Rodriguez menceploskan bola ke gawang Arema Cronus yang dikawal I Made Wardhana.
Usai gol Pablo, Madura United mengubah gaya permainan mereka menjadi lebih agresif. Memanfaatkan skill individu Mossi dan Slamet Nurcahyo, mereka coba menguasai lini tengah.
Menit 74, Ahmad Alfarizi nyaris menggandakan pundi-pundi golnya. Namun, sundulannya menyambut tendangan bebas Ferry Aman Saragih masih melenceng dari sasaran.
Sepuluh menit berselang, Lopicic mendapat peluang mencetak gol melalui tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Madura United. Namun, sepakannya melenceng jauh dari sasaran.
Jelang laga usai, kedua tim masih menunjukkan permainan menyerang. Namun, sampai wasit Jumadi Efendi meniup peluit panjang, tak ada tambahan gol tercipta. (den/pra)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 16:39Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
