
Bola.net - - Manajemen Arema FC angkat bicara soal proses perburuan pemain mereka. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku masih menghentikan sementara upaya mereka untuk menambah amunisi jelang musim kompetisi 2019.
Sebelumnya, Arema sempat mengapungkan wacana untuk menambah lagi amunisi mereka jelang musim kompetisi 2019. Mereka berencana mencari tambahan pemain di sektor gelandang serang dan stopper.
Menurut General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, keinginan mereka untuk menambah pemain di dua posisi ini merupakan evaluasi mereka dari sejumlah pertandingan yang dilakoni timnya. Ia menilai, dalam beberapa pertandingan ini, kualitas antara pemain inti dan pemain pelapis pada dua posisi tersebut cukup jauh.
Namun, belakangan, Ruddy menyebut bahwa perburuan pemain mereka ini untuk sementara dihentikan. Keputusan ini, menurutnya, juga tak lepas dari rekomendasi tim pelatih.
"Terakhir, tim pelatih mengatakan bahwa sementara cukup dengan pemain ini," ucap Ruddy.
"Memang sempat ada permintaan untuk mencari tambahan pemain ini. Namun, saat ini, tim pelatih sementara merasa cukup," sambungnya.
Bagaimana proses perburuan Arema FC selama ini? Simak selengkapnya di bawah ini
Sempat Disebut Bidik Osas Saha
Arema sendiri sejatinya sudah sempat berburu tambahan pemain ini. Bahkan, ada sejumlah pemain yang disebut bakal merapat ke tim besutan Milomir Seslija ini.
Salah satu pemain yang disebut sempat berkomunikasi dengan Arema adalah pemain naturalisasi, Osas Saha. Kebetulan, pemain asal Nigeria ini bisa dimainkan di sejumlah posisi di lini depan, seperti keinginan tim pelatih dan manajemen Arema FC.
"Memang sempat ada komunikasi. Namun, sepertinya, kami tidak meneruskan karena ada rekomendasi tim pelatih," ujar Ruddy.
"Ia pun kabarnya bakal bergabung dengan tim lain," tuturnya.
Kedatangan Talenta Muda Papua
Sementara itu, kendati saat ini memastikan masih menghentikan proses perburuan mereka, Arema FC justru kedatangan talenta muda asal Papua. Ia adalah eks pemain Persipura U-19, Zidane Pulanda.
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengakui bahwa Zidane memiliki talenta di atas rata-rata. Namun, ia belum akan merekomendasikan pemain yang belum genap berusia 20 tahun ini.
"Saya akan memberikannya waktu untuk menunjukkan kemampuannya," ucap Milo.
"Namun, saat ini saya belum akan memberi rekomendasi apa pun. Masih ada banyak waktu untuk melihatnya," ia menandaskan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
