
Bola.net - - Pelatih Arema FC, Joko Susilo menegaskan bahwa timnya tak kapok dengan 'teror' yang dilancarkan oleh pendukung Persebaya, Bonek. Selama 'teror' yang dilakukan sebatas teriakan dari atas tribun dan wajar.
Arema FC memang mendapat teror sejak memasuki Stadion Gelora Bung Tomo untuk berjumpa Persebaya di pekan ketujuh Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak, Minggu (6/5) petang. Arema FC kalah dengan skor 0-1 lewat gol Misbakus Solikin di menit ke-83.
Saat harus keluar dan masuk lapangan pertandingan, para pemain harus dikawal ketat oleh polisi agar tidak terkena lemparan suporter. Para pemain Arema FC pun sempat mendapat lemparan botol air mineral saat hendak mengambil sepak pojok di babak kedua.
"Saya suka dengan situasi ini, teror-teror semacam ini tidak masalah, asal jangan anarkis. Kalau sudah selesai ya selesai, tidak terus berlanjut," ungkap pelatih yang karib disapa Gethuk usai pertandingan.
"Apapun teror kepada kami, kami tidak akan pernah mempermasalahkan, asal koridornya di lapangan dan memang mereka butuh menang. Tapi untuk lemparan, di regulasi juga tidak dibenarkan," tegasnya.
Khusus untuk teror yang mengarah kepada tindakan anarkis, pelatih berusia 47 tahun menginginkan agar dibuang jauh-jauh. Apalagi dewasa ini sepakbola Indonesia semakin maju, tak elok jika setiap pertandingan dinodai tindakan anarkis.
"Tapi kalau teror yang normal, seperti teriakan, saya suka karena ini full, kita ingin semua pertandingan di stadion kayak gini, teror tim lawan tapi dengan cara yang sportif," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 20 April 2026 21:09 -
Bola Indonesia 20 April 2026 21:04 -
Liga Inggris 20 April 2026 20:45 -
Liga Inggris 20 April 2026 20:15 -
Liga Italia 20 April 2026 20:09 -
Liga Inggris 20 April 2026 19:44
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560839/original/086744400_1776691697-Dewa_United_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560845/original/037363400_1776693452-Prabowo_Ratas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)

