
Bola.net - Arema Cronus membuka peluang lolos dari fase grup Piala Presiden. Pada laga lanjutan Grup B, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (05/09), mereka sukses menaklukkan Sriwijaya FC dengan skor 3-1.
Pada laga ini, Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Sriwijaya FC begitu laga dimulai. Dua menit laga berjalan, mereka memiliki peluang pertama melalui Samsul Arif. Namun, penetrasi Samsul masih diblok pemain belakang Laskar Wong Kito.
Semenit berselang, giliran Arif Suyono yang memiliki peluang. Namun, sepakan Keceng, julukan Arif Suyono, masih melambung di atas mistar gawang Sriwijaya.
Serangan gencar Arema Cronus akhirnya membuahkan hasil pada menit 10. Sundulan Lancine Kone memanfaatkan sepakan bebas Ahmad Bustomi menjebol gawang Dian Agus.
Lima menit berselang, giliran Samsul Arif kembali mengancam gawan SFC. Namun, Maiga masih bisa menghalau serbuannya.
Sriwijaya FC akhirnya memiliki peluang perdana mereka pada menit 20. Namun, sepakan TA Mushafry masih melambung di atas mistar gawang Arema.
Dian Agus kembali menyelamatkan gawangnya pada menit 23. Kali ini, ia sigap menepis sepakan keras Samsul Arif.
Usai water break, tensi pertandingan sempat naik. Walhasil, Patrich Wanggai mendapat kartu kuning pada menit 33 akibat memprotes wasit.
Lima menit berselang giliran Arif Suyono yang mendapat kartu kuning. Wasit Kusno menilai ia sengaja melanggar TA Mushafry di sektor kiri pertahanan Sriwijaya.
Dua menit sebelum babak pertama usai, Kone menggandakan keunggulan Arema. Memanfaatkan blunder Dian Agus yang meninggalkan gawangnya, Kone menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.
Pada babak kedua, SFC meningkatkan tempo permainan. Mereka juga mengambil alih inisiatif permainan demi mengejar ketinggalan. Upaya anak asuh Benny Dollo ini tak sia-sia. Pada menit 48, Patrich Wanggai mencetak gol yang memperkecil ketinggalan mereka.
Gol ini berawal dari kemelut di kotak penalti Arema. Wanggai memanfaatkan bola rebound -hasil sundulannya yang membentur gawang- dengan tendangan ke gawang Arema.
Usai gol ini, Sriwijaya FC kian gencar menyerang pertahanan Arema. Beberapa kali mereka membuat lini pertahanan tuan rumah kocar-kacir.
Arema sendiri enggan jadi bulan-bulanan. Mereka mencoba memanfaatkan serangan balik untuk memperlebar keunggulan dari Sriwijaya. Menit 63, Hasyim Kipuw berhasil mencuri bola dari pemain belakang Sriwijaya. Namun, Abdoulaye Maiga berhasil memotong laju umpan Kipuw pada Lancine Kone.
Tiga menit berselang, TA Musafri -yang tak terkawal- memanfaatkan bola umpan Wildansyah. Namun, sundulannya masih mengarah tepat ke pelukan I Made Wardhana.
Kone nyaris mencetak hat-tricknya pada laga ini. Menerima umpan Morimakan Koita, pemain asal Pantai Gading ini melepas sepakan keras ke gawang Sriwijaya pada menit 69. Dian Agus berhasil menepis bola. Namun, bola bergulir liar dan disapu keluar lapangan oleh pemain belakang Sriwijaya.
Ahmad Alfarizi akhirnya mencetak gol ketiga Arema. Menerima umpan sundulan Fabiano Beltrame pada menit 73, ia menendang bola ke gawang Sriwijaya. Dian Agus yang berupaya menjangkau bola gagal menghalau bola yang mengarah ke gawangnya.
Sriwijaya FC nyaris kembali memperkecil ketinggalan mereka pada menit 77. Namun, sepakan keras Mushafry masih membentur mistar gawang Arema. Tendangan Titus Bonai memanfaatkan bola liar masih membentur Fabiano Beltrame di mulut gawang dan bergulir keluar lapangan.
Menit 84, I Made Wardhana menggagalkan peluang Wanggai memperkecil ketertinggalan SFC. Ia meninggalkan sarangnya dan memblok bola dari kaki penyerang SFC ini.
Jelang laga usai, SFC terus menekan pertahanan Arema. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol bagi kedua tim.
Dengan hasil ini, Arema sementara memuncaki klasemen sementara Grup B dengan poin 4. Sementara, Sriwijaya berada di posisi kedua dengan raihan tiga poin. (den/dzi)
Pada laga ini, Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Sriwijaya FC begitu laga dimulai. Dua menit laga berjalan, mereka memiliki peluang pertama melalui Samsul Arif. Namun, penetrasi Samsul masih diblok pemain belakang Laskar Wong Kito.
Semenit berselang, giliran Arif Suyono yang memiliki peluang. Namun, sepakan Keceng, julukan Arif Suyono, masih melambung di atas mistar gawang Sriwijaya.
Serangan gencar Arema Cronus akhirnya membuahkan hasil pada menit 10. Sundulan Lancine Kone memanfaatkan sepakan bebas Ahmad Bustomi menjebol gawang Dian Agus.
Lima menit berselang, giliran Samsul Arif kembali mengancam gawan SFC. Namun, Maiga masih bisa menghalau serbuannya.
Sriwijaya FC akhirnya memiliki peluang perdana mereka pada menit 20. Namun, sepakan TA Mushafry masih melambung di atas mistar gawang Arema.
Dian Agus kembali menyelamatkan gawangnya pada menit 23. Kali ini, ia sigap menepis sepakan keras Samsul Arif.
Usai water break, tensi pertandingan sempat naik. Walhasil, Patrich Wanggai mendapat kartu kuning pada menit 33 akibat memprotes wasit.
Lima menit berselang giliran Arif Suyono yang mendapat kartu kuning. Wasit Kusno menilai ia sengaja melanggar TA Mushafry di sektor kiri pertahanan Sriwijaya.
Dua menit sebelum babak pertama usai, Kone menggandakan keunggulan Arema. Memanfaatkan blunder Dian Agus yang meninggalkan gawangnya, Kone menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.
Pada babak kedua, SFC meningkatkan tempo permainan. Mereka juga mengambil alih inisiatif permainan demi mengejar ketinggalan. Upaya anak asuh Benny Dollo ini tak sia-sia. Pada menit 48, Patrich Wanggai mencetak gol yang memperkecil ketinggalan mereka.
Gol ini berawal dari kemelut di kotak penalti Arema. Wanggai memanfaatkan bola rebound -hasil sundulannya yang membentur gawang- dengan tendangan ke gawang Arema.
Usai gol ini, Sriwijaya FC kian gencar menyerang pertahanan Arema. Beberapa kali mereka membuat lini pertahanan tuan rumah kocar-kacir.
Arema sendiri enggan jadi bulan-bulanan. Mereka mencoba memanfaatkan serangan balik untuk memperlebar keunggulan dari Sriwijaya. Menit 63, Hasyim Kipuw berhasil mencuri bola dari pemain belakang Sriwijaya. Namun, Abdoulaye Maiga berhasil memotong laju umpan Kipuw pada Lancine Kone.
Tiga menit berselang, TA Musafri -yang tak terkawal- memanfaatkan bola umpan Wildansyah. Namun, sundulannya masih mengarah tepat ke pelukan I Made Wardhana.
Kone nyaris mencetak hat-tricknya pada laga ini. Menerima umpan Morimakan Koita, pemain asal Pantai Gading ini melepas sepakan keras ke gawang Sriwijaya pada menit 69. Dian Agus berhasil menepis bola. Namun, bola bergulir liar dan disapu keluar lapangan oleh pemain belakang Sriwijaya.
Ahmad Alfarizi akhirnya mencetak gol ketiga Arema. Menerima umpan sundulan Fabiano Beltrame pada menit 73, ia menendang bola ke gawang Sriwijaya. Dian Agus yang berupaya menjangkau bola gagal menghalau bola yang mengarah ke gawangnya.
Sriwijaya FC nyaris kembali memperkecil ketinggalan mereka pada menit 77. Namun, sepakan keras Mushafry masih membentur mistar gawang Arema. Tendangan Titus Bonai memanfaatkan bola liar masih membentur Fabiano Beltrame di mulut gawang dan bergulir keluar lapangan.
Menit 84, I Made Wardhana menggagalkan peluang Wanggai memperkecil ketertinggalan SFC. Ia meninggalkan sarangnya dan memblok bola dari kaki penyerang SFC ini.
Jelang laga usai, SFC terus menekan pertahanan Arema. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol bagi kedua tim.
Dengan hasil ini, Arema sementara memuncaki klasemen sementara Grup B dengan poin 4. Sementara, Sriwijaya berada di posisi kedua dengan raihan tiga poin. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 23 Juli 2026 19:49Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
-
Liga Spanyol 23 Juli 2026 18:24Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
BERITA LAINNYA
-
indonesia 23 Juli 2026 15:31Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Piala Presiden 2026: Pembagian Grup, Format, hingga Jadwal Pertandingan
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 19:20Polisi Ungkap 2 Kasus Berbeda di Balik Tewasnya Anak Punk
-
Liputan6 23 Juli 2026 19:03Instruksi Prabowo: Semua Kementerian Harus Dukung Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 23 Juli 2026 18:30Mendikti Buka Suara Soal URI, Tegaskan Tak Membawahi Seluruh Kampus
-
Liputan6 23 Juli 2026 18:21Mulai September 2026, Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8669810/original/074257300_1782706469-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_11.12.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544401/original/060462400_1775103106-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547972/original/053740900_1775480530-e83bb935-bce9-4a7e-a1fa-5f5a68b277e7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304080/original/037315600_1784706181-12394.jpg)

