
Bola.net - Kiper PSM Makassar, Markus Haris Maulana, belum bisa mempertahankan gawangnya bebas dari kebobolan. Sejak bergabung dengan PSM November lalu, Markus belum pernah cleansheet.
Sejak dari turnamen Gubernur Jatim Cup, Desember lalu, Markus yang menjadi pengawal gawang PSM kebobolan dua kali. Di ajang Inter Island Cup (IIC) 2014 zona Sulawesi-Papua, Markus juga kemasukan lima kali yaitu dari Persiram Raja Ampat (1-2) dan Persipura Jayapura (0-3).
Kondisi ini berlanjut di kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2014. Dari 3 laga yang sudah dilakoni PSM, gawang Markus sudah kebobolan 4 gol.
Hal ini membuat suporter PSM resah akan kemampuan Markus yang pernah menjadi tumpuan timnas tersebut. Seperti dinilai anggota kelompok suporter Macz Man, Wiwin Nyampa.
"Kami melihat penampilan Markus di tiga laga ini sangat buruk. Manajemen sebaiknya mengevaluasinya," kata Wiwin.
"Dia selalu melakukan kesalahan-kesalahan sendiri dan sekarang responnya sudah tidak seperti dulu lagi, sangat lamban mengantisipasi bola. Apalagi kalau ada tendangan jauh yang biasa dilakukan oleh lawan," katanya.
Wiwin menyarankan kepada tim kepelatihan PSM agar memberikan kesempatan kepada I Ngurah Komang AP. Kiper asal Bali ini sempat menjadi penjaga gawang utama PSM saat masih berkiprah di IPL musim lalu.
"Lebih baik beri kesempatan dan kepercayaan kepada Ngurah untuk menjaga gawang saat melawan Persiba Bantul nanti," katanya.
Sementara itu, pelatih kiper PSM, Hermansyah, mengatakan bahwa Markus masih kiper terbaik. Ia menilai bahwa Markus tidak melakukan kesalahan yang membuatnya harus dipinggirkan. [initial]
(nda/pra)
Sejak dari turnamen Gubernur Jatim Cup, Desember lalu, Markus yang menjadi pengawal gawang PSM kebobolan dua kali. Di ajang Inter Island Cup (IIC) 2014 zona Sulawesi-Papua, Markus juga kemasukan lima kali yaitu dari Persiram Raja Ampat (1-2) dan Persipura Jayapura (0-3).
Kondisi ini berlanjut di kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2014. Dari 3 laga yang sudah dilakoni PSM, gawang Markus sudah kebobolan 4 gol.
Hal ini membuat suporter PSM resah akan kemampuan Markus yang pernah menjadi tumpuan timnas tersebut. Seperti dinilai anggota kelompok suporter Macz Man, Wiwin Nyampa.
"Kami melihat penampilan Markus di tiga laga ini sangat buruk. Manajemen sebaiknya mengevaluasinya," kata Wiwin.
"Dia selalu melakukan kesalahan-kesalahan sendiri dan sekarang responnya sudah tidak seperti dulu lagi, sangat lamban mengantisipasi bola. Apalagi kalau ada tendangan jauh yang biasa dilakukan oleh lawan," katanya.
Wiwin menyarankan kepada tim kepelatihan PSM agar memberikan kesempatan kepada I Ngurah Komang AP. Kiper asal Bali ini sempat menjadi penjaga gawang utama PSM saat masih berkiprah di IPL musim lalu.
"Lebih baik beri kesempatan dan kepercayaan kepada Ngurah untuk menjaga gawang saat melawan Persiba Bantul nanti," katanya.
Sementara itu, pelatih kiper PSM, Hermansyah, mengatakan bahwa Markus masih kiper terbaik. Ia menilai bahwa Markus tidak melakukan kesalahan yang membuatnya harus dipinggirkan. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Stopper Franck Bezi Akan Seleksi di PSM
- Laga Melawan Persela Diundur, PSM Bertahan di Surabaya
- Fokus Kukar, Persela Tunggu Surat Resmi PT Liga
- Laga Ditunda, Persela Tetap Fokus Latihan
- Lawan Persela Ditunda, Pelatih PSM Justru Bersyukur
- Sang Ayah Meninggal Dunia, Syamsul Chaeruddin Berduka
- Abu Gunung Kelud Sampai Surabaya, PSM Batal Latihan
- Kelud Meletus, Tiga Laga ISL Ditunda
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 16:39Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 15:22Noel Juga Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp 3 Miliar
-
Liputan6 4 Juni 2026 15:05Nasib 21.801 Motor Listrik BGN yang Dikorupsi Dadan Hindayana Cs
-
Liputan6 4 Juni 2026 15:00RTX Spark Diumumkan, 8 Laptop Ini Siap Pakai Chip Baru Nvidia
MOST VIEWED
Persebaya Berpisah dengan Bruno Moreira: Sudah Ditawari Gaji Lebih Besar tapi Menolak
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/7752523/original/098230100_1780560955-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_13.32.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7747168/original/040448300_1780554845-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_13.32.04.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7751962/original/074712800_1780560303-motor_listrik_BGN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7744700/original/059888800_1780552115-Nvidia-RTX-Spark-Laptops.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7751077/original/065502900_1780559418-menggelegar-prabowo-depan-bgn-usai-pecat-3-pimpinan-saya-tak-mau-uang-rakyat-dicuri-7c083c.jpg)

