
Pada laga ini Bhayangkara SU memainkan kiper Wahyu Tri Nugroho. Sektor bek diisi Putu Gede Juni Antara, Suroso, Otavio Dutra dan M. Fatchurohman. Abel Gebor, Hargianto dan Fandi Eko Utomo bermain di lapangan tengah. Pada lini depan, pelatih Ibnu Grahan menurunkan Khairallah Abdelkbir, Rudi Widodo dan Shane Malcolm.
Sedangkan Barito turun dengan formasi 4-1-4-1. Pada posisi kiper ditempati Aditya Harlan. Lini belakang diisi Aswar Syamsudin, Hansamu Yama, Mamadou Al Hadji dan Fathul Rahman. Lucky Wahyu, Ibrahim Conteh, Adam Alis Setyano, Dedy Hartono dan Ikhsan menghuni lapangan tengah. Luiz Carlos Junior didapuk sebagai striker tunggal.
Sebagai tuan rumah, Barito tampil agresif sejak menit pertama. Mereka langsung mencuri gol pada menit ke-17. Berawal dari tendangan bebas Dedi Hartono, bola diarahkan ke kotak penalti Bhayangkara SU sehingga menghasilkan kemelut. Kondisi ini berhasil dimanfaatkan Ibrahim Conteh untuk mencetak gol. Barito unggul 1-0.
Namun keunggulan Barito tak berlangsung lama. Sebab pada menit ke-20, Bhayangkara SU berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 lewat eksekusi penalti Otavio Dutra. Wasit Nusur Fadilah menjatuhkan penalti setelah Hansamu Yama melanggar Rudi Widodo di kotak terlarang. Skor 1-1 pun bertahan hingga jeda.
Masuk paruh kedua, Barito memperkuat lapangan tengah dengan menurunkan Paulo Sitanggang. Ia masuk menggantikan posisi Ikhsan. Barito kembali mengancam gawang Bhayangkara SU melalui aksi pemain belakang Mamadou Al Hadji. Sayang, meski tak mampu dijangkau kiper Wahyu Tri Nugroho, heading Al Hadji digagalkan mistar gawang.
Nasib kurang beruntung juga dialami tim tamu Bhayangkara SU. Dua peluang mereka diciptakan lewat aksi individu Fandi Eko Utomo. Peluang pertama Fandi hanya membentur tiang. Sedangkan kans keduanya berhasil digagalkan kiper Aditya Harlan. Bhayangkara SU sebenarnya sempat mencetak gol. Tapi dianulir lantaran ada pemain yang offside.
Gol kedua Bhayangkara SU akhirnya hadir di menit ke-80. Adalah Rudi Widodo yang mencatatkan namanya di papan skor. Sundulan Pak RW, begitu ia akrab disapa, gagal ditepis kiper Aditya Harlan. Skor 2-1 untuk kemenangan Bhayangkara SU bertahan hingga peluit panjang (faw/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 25 Mei 2025 16:56Daftar Lengkap Peserta Liga 2 Musim 2025/2026
-
Bola Indonesia 24 Mei 2025 13:58Pekan Terakhir Penentu Nasib: Siapa Susul PSIS Degradasi?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:30Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 01:59Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
