
- Pelatih caretaker Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro tidak mau menyalahkan Dimas Galih Pratama atas kekalahan timnya di Markas Barito Putera, Minggu . Sekali pun hasil minus itu tidak lepas dari blunder yang dilakukan oleh sang penjaga gawang.
Dimas Galih melakukan tiga kali blunder ketika menghadapi Barito Putera, yang berujung gol Paulo Sitanggang, Rizky Pora dan Samsul Arif Munip pada menit 34', 59' dan 78'. Persebaya pun dipaksa menyerah dengan kedudukan akhir 3 - 2.
"Saya pelatih muda dan saya akan mengayomi pemain saya walaupun dia bikin kesalahan, saya tidak akan menyalahkan satu persatu pemain," ungkap Bejo Sugiantoro usai pertandingan.
Alasan Bejo tidak mau menyalahkan Dimas Galih karena menurutnya sepak bola adalah permainan tim. Sehingga kekalahan yang dialami oleh Persebaya tidak boleh dibebankan kepada satu pemain hanya karena melakukan kesalahan.
Dimas Galih
"Karena ini tim, kalah satu kalah semua, dan tanggung jawab ada di saya," tegas mantan pelatih Persik Kediri ini.
Namun legenda hidup Persebaya Surabaya ini mengatakan bahwa kekalahan di Banjarmasin akan menjadi bahan evaluasi tim. Tentunya dengan tetap tidak menyalahkan satu dua pemain.
"Saya akan bertanggung jawab penuh apapun itu hasilnya, kalah, menang, seri ke manajemen Persebaya nantinya," Bejo menandaskan.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 4 April 2026 20:00 -
Liga Inggris 4 April 2026 19:30 -
Voli 4 April 2026 19:13 -
Liga Inggris 4 April 2026 19:00 -
Liga Inggris 4 April 2026 18:49 -
Liga Inggris 4 April 2026 18:42
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546439/original/023859300_1775300639-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546425/original/053839400_1775297732-Potret_penggawa_pada_45_menit_pertama.______PSMPERSIS_-__LaskarSambernyawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546298/original/063618700_1775285023-Breath_of_Fire_IV_Steam_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546153/original/074692100_1775276053-Goggle_Gemma_4_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3956353/original/028693500_1646741050-20220308-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jabodetabek_Hingga_April_2022-3.jpg)

