
Bola.net - Tua-tua keladi. Julukan ini nampaknya pantas disematkan bagi Bima Sakti. Meski telah berumur -bahkan bisa disebut pemain tertua yang bakal berlaga pada kompetisi ISL mendatang- pria berusia yang bakal segera berusia 39 tahun ini mengaku siap tempur.
"Alhamdulillah, masih fit untuk kompetisi depan," ujar Bima Sakti.
"Semoga masih bisa memberi yang terbaik bagi Gresik United," sambung pemain kelahiran 23 Januari 1976 ini.
Musim depan, Bima Sakti bakal melanjutkan petualangannya di sepakbola Indonesia dengan berseragam Gresik United. Pria yang musim lalu berkostum Mitra Kukar ini dikontrak semusim oleh klub asal Kota Pudak tersebut.
Bima Sakti sendiri pertama kali merumput di Liga Indonesia pada tahun 1996 bersama Pelita Jaya. Sebelumnya, dia terpilih mengikuti program Primavera dari PSSI. Penampilan apiknya kala mengikuti program tersebut sempat membuat Bima dipinang tim primavera Sampdoria pada 1994.
Usai dari Pelita Jaya, Bima melanglang ke banyak klub di Indonesia. Tercatat, dia pernah memperkuat PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, Persiba Balikpapan, Persema Malang, Persepar Palangkaraya dan terakhir Mitra Kukar.
Moncernya penampilan di klub, membuat Bima sempat berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia. Tercatat, antara 1995 sampai 2001, dia sempat 56 kali berkostum Merah-Putih. [initial]
(den/pra)
"Alhamdulillah, masih fit untuk kompetisi depan," ujar Bima Sakti.
"Semoga masih bisa memberi yang terbaik bagi Gresik United," sambung pemain kelahiran 23 Januari 1976 ini.
Musim depan, Bima Sakti bakal melanjutkan petualangannya di sepakbola Indonesia dengan berseragam Gresik United. Pria yang musim lalu berkostum Mitra Kukar ini dikontrak semusim oleh klub asal Kota Pudak tersebut.
Bima Sakti sendiri pertama kali merumput di Liga Indonesia pada tahun 1996 bersama Pelita Jaya. Sebelumnya, dia terpilih mengikuti program Primavera dari PSSI. Penampilan apiknya kala mengikuti program tersebut sempat membuat Bima dipinang tim primavera Sampdoria pada 1994.
Usai dari Pelita Jaya, Bima melanglang ke banyak klub di Indonesia. Tercatat, dia pernah memperkuat PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, Persiba Balikpapan, Persema Malang, Persepar Palangkaraya dan terakhir Mitra Kukar.
Moncernya penampilan di klub, membuat Bima sempat berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia. Tercatat, antara 1995 sampai 2001, dia sempat 56 kali berkostum Merah-Putih. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 19 Maret 2025 05:15Joey Pelupessy, 'Bima Sakti' Baru di Timnas Indonesia
-
Bola Indonesia 14 November 2024 13:475 Klub dengan Skuad Termahal di Pegadaian Liga 2 2024/2025
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
