
Bola.net - Demi membahas kelangsungan tim kesayangan mereka Persebaya Surabaya yang berlaga di Indonesia Premier League (IPL), Bonekmania mengadakan dialog terbuka dengan Saleh Ismail Mukadar. Pertemuan yang dihadiri sekitar seribu Bonekmania ini digelar di Taman Apsari, Surabaya, Kamis malam (10/04).
Dalam dialog terbuka ini, Saleh melayani setiap pertanyaan yang datang dari Bonek. Ia juga sempat menjelaskan tentang skema unifikasi liga yang menurutnya membuat Persebaya kembali didzolimi. "Unifikasi itu penggabungan, bukan mengebiri salah satu pihak," ujarnya yang langsung diamini ribuan Bonekmania.
"Bonekmania dan Persebaya pernah sukses mereformasi sepak bola negeri ini. Sekarang, itu mulai diganggu dan kita harus menjaganya," tegas Saleh.
Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia ini juga menegaskan bahwa klub berjuluk Bajul Ijo itu bukanlah miliknya seorang. "Saya dan Cholid Ghoromoah hanyalah wakil. Tapi saya tidak bisa menjaga kelangsungan Persebaya 1927 sendiri. Kalian sudah tahu mana yang benar dan asli, mari kita jaga bersama-sama," sambungnya.
"Saya hanya minta gerakan yang kalian lakukan tetap seperti ini, damai. Jangan ada clash, karena saya dengar ada pihak yang ingin kalian clash," tutup Saleh.
Saleh pun dengan tegas membantah kalau dirinya yang mengumpulkan Bonekmania malam itu. Menurutnya, dirinyalah yang diundang dalam acara ini. "Mereka selalu tergerak dengan nuraninya sendiri. Saya tak pernah menyuruh mereka," tegasnya usai pertemuan itu. (fjr/dzi)
Dalam dialog terbuka ini, Saleh melayani setiap pertanyaan yang datang dari Bonek. Ia juga sempat menjelaskan tentang skema unifikasi liga yang menurutnya membuat Persebaya kembali didzolimi. "Unifikasi itu penggabungan, bukan mengebiri salah satu pihak," ujarnya yang langsung diamini ribuan Bonekmania.
"Bonekmania dan Persebaya pernah sukses mereformasi sepak bola negeri ini. Sekarang, itu mulai diganggu dan kita harus menjaganya," tegas Saleh.
Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia ini juga menegaskan bahwa klub berjuluk Bajul Ijo itu bukanlah miliknya seorang. "Saya dan Cholid Ghoromoah hanyalah wakil. Tapi saya tidak bisa menjaga kelangsungan Persebaya 1927 sendiri. Kalian sudah tahu mana yang benar dan asli, mari kita jaga bersama-sama," sambungnya.
"Saya hanya minta gerakan yang kalian lakukan tetap seperti ini, damai. Jangan ada clash, karena saya dengar ada pihak yang ingin kalian clash," tutup Saleh.
Saleh pun dengan tegas membantah kalau dirinya yang mengumpulkan Bonekmania malam itu. Menurutnya, dirinyalah yang diundang dalam acara ini. "Mereka selalu tergerak dengan nuraninya sendiri. Saya tak pernah menyuruh mereka," tegasnya usai pertemuan itu. (fjr/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 19 September 2023 09:55Bonek Siap Melawan Andai Laga Persebaya vs Arema FC Tak Digelar di Gelora Bung Tomo
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
