
Bola.net - Langkah PSSI -menjatuhkan hukuman pada perangkat Piala Kemerdekaan- mendapat tanggapan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Mereka menyebut langkah PSSI ini hanya memuat gaduh dan kontraproduktif bagi perbaikan sepakbola nasional.
"Apa yang dilakukan PSSI dengan menjatuhkan hukuman pada perangkat pertandingan Piala Kemerdekaan ini tak pantas," ujar Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho.
"Pertama-tama, saat ini, mereka dalam status tak diakui oleh pemerintah. Selain itu, tindakan mereka ini hanya membuat kegaduhan dan kontraproduktif," sambungnya.
Sebelumnya, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman skorsing selama tiga tahun kepada 154 perangkat pertandingan yang memimpin pertandingan di Piala Kemerdekaan.
(den/asa)
"Apa yang dilakukan PSSI dengan menjatuhkan hukuman pada perangkat pertandingan Piala Kemerdekaan ini tak pantas," ujar Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho.
"Pertama-tama, saat ini, mereka dalam status tak diakui oleh pemerintah. Selain itu, tindakan mereka ini hanya membuat kegaduhan dan kontraproduktif," sambungnya.
Sebelumnya, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman skorsing selama tiga tahun kepada 154 perangkat pertandingan yang memimpin pertandingan di Piala Kemerdekaan.
Mereka dinilai tak melakukan komunikasi dan meminta izin kepada PSSI.
Lebih lanjut, Heru menyebut bahwa tindakan PSSI ini bisa membuat takut pihak-pihak yang hendak menyelenggarakan turnamen. Padahal, saat ini, BOPI mendorong pihak-pihak yang ada untuk menyelenggarakan turnamen.
"Ini sesuai dengan rencana untuk memperbanyak turnamen sembari menunggu bergulirnya lagi kompetisi," paparnya.
"Turnamen-turnamen ini kan juga untuk menjaga agar persepakbolaan Indonesia -termasuk pemain dan pelatih- tak mati suri selama proses reformasi ini," ia menandaskan. [initial]
Baca Juga:
- Ihwal Mogoknya Bonek FC, BOPI Akan Minta Penjelasan Mahaka Sports
- Agar Kisruh Sepakbola Indonesia Kelar, Ini Syarat dari Menpora
- Sakit Stroke dan Tumor, Menpora Siap Bantu Paul Cumming
- Menpora Target Selesaikan Kisruh Sepakbola Indonesia Maret 2016
- Pemerintah Siapkan Sentul Gelar Moto GP Pada 2017
- Pra PON Tertunda, Ini Penjelasan Menpora
- Menpora Dukung Danone Aqua Nations Cup
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 18 Agustus 2025 23:00Timnas Indonesia U-17 Jadi Runner-up Piala Kemerdekaan 2025
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Mei 2026 14:55Di Depan Prabowo, Kejagung Pamer Tumpukan Uang Rp 10 Triliun
-
Liputan6 13 Mei 2026 13:04Cerita Awal Mula Rencana Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
-
Liputan6 13 Mei 2026 12:35Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR Digugat ke PN Jakpus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5756389/original/088096900_1778658632-Kejagung_Prabowo.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5746260/original/090682100_1778645383-25458.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5751489/original/079642800_1778652274-Sidang_Andrie_Yunus.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5569416/original/031673100_1777441882-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5575122/original/035128200_1778038911-IMG_1368.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672813/original/028858600_1778497603-03c64b4f73069593aac03f5f6935f5a72384f1b7.webp)

