
Bola.net - Kevin Nugroho menanggapi tawaran yang diajukan untuk membawa pemain Timnas Indonesia U-20, Zanadin Fariz, ke klub luar negeri. Bos Persis Solo itu dengan tegas menyampaikan bahwa dia takkan melepasnya kalau cuma demi gengsi.
Tawaran ini datang dari Arya Pradana Budiarto. Dia mengaku sebagai salah satu pihak yang membawa Barnabas Sobor ke Riteriai, klub divisi 1 Liga Lithuania.
Namun, tawaran itu disampaikan Arya Pradana kepada Kevin Nugroho melalui sebuah cuitan di Twitter, bukan melalui jalur resmi melalui surat penawaran untuk klub.
"Mas, saya mau membawa Zanadin Fariz ke Latvia atau Lithuania. Gimana, ya?" tulis Arya Pradana melalui akun Twitternya, @Sportdoctorapb.
Kalau cuma Gengsi-gengsian, mending Tidak Usah

Kevin Nugroho pun mengarahkan Arya untuk bersurat secara resmi kepada manajemen Persis Solo, bukan sekedar menawar melalui Twitter.
Namun, Kevin juga mengisyaratkan Persis enggan melepas pemain ke luar negeri apabila dilakukan atas dasar gengsi semata.
"Ya, tinggal bersurat/email saja. Di Persis, tidak ada pemain keluar negeri buat gengsian. Kalau di sana enggak main, mending enggak usah," tulis Kevin membalas tawaran tersebut.
"Kami bukan glory hunter yang mengirim pemain keluar biar gengsi naik. Memang agak beda sama klub lain. Soal Transfer atau loan fee bisa dibicarakan. Terima kasih," imbuhnya.
Semua Harus Jelas

Kevin juga menjelaskan, Persis Solo akan mematok sejumlah syarat untuk melepas pemain mudanya ke luar negeri. Hal tersebut berdasarkan pengalaman yang didapat dari diskusi dengan agen pemain.
Menurutnya, transfer pemain harus memastikan aspek kejelasan, terutama berkaitan dengan asal usul klub, menit bermain yang didapat, rencana karier untuk pemain, hingga besaran biaya transfer.
"Sempat ngobrol dengan beberapa agen tentang mengirim pemain ke luar negeri. Yang pertama, klubnya jelas. Kedua, menit bermainnya jelas," tulisnya.
"Lalu, rencana karier ke depan juga jelas. Development fee juga jelas. Ini bukan mempersulit, tetapi demi kebaikan semua pihak," ia melanjutkan.
Berkarier di Luar Negeri Tidak Mudah

Menurut Kevin, pesepak bola muda Indonesia lebih baik mengawali karier abroad-nya bersama klub-klub yang berasal dari kawasan Asia Tenggara atau Asia.
Meniti karier di luar negeri bukanlah hal yang mudah bagi pemain muda. Mereka juga harus dipastikan bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya jika memutuskan untuk abroad.
"Lebih baik bermain di ASEAN atau Asia dahulu biar mendapat jam terbang. Pemain juga belajar hidup di luar negeri, daripada kaget tiba-tiba nanti jauh dari mana-mana," tulis Kevin.
Kredibilitas

Meskipun demikian, ada banyak pihak yang meragukan tawaran dari Arya Pradana tersebut. Hal ini tak terlepas dari kredibilitasnya seiring rekam jejaknya di masa lalu.
Ketika itu, Arya sempat menjadi perbincangan publik karena mengaku sebagai dokter tim yang bertugas bersama Real Madrid.
Beberapa media nasional bahkan sempat mencabut pemberitaan terkait Arya Pradana. Sebab, pengakuannya tak bisa diverifikasi lebih lanjut.
Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa/Rizki Hidayat, 29 Maret 2023
Klasemen Sementara BRI Liga 1 2022/2023
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Hasil BRI Liga 1 PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya: Skor 1-2
- Persebaya Kalahkan PSIS Semarang, Aji Santoso Puji Arief Catur dan Ernando Ari Sutaryadi
- Cetak Gol dan Bantu Persebaya Kalahkan PSIS Semarang, Brylian Aldama Tak Mau Euforia Berlebih
- Suporter Persebaya dan PSIS Semarang Berbagi Tribun, Aji Santoso: Bisa Jadi Contoh
- Rapor 4 Pemain Asing Persebaya Saat Kalahkan PSIS Semarang: Paulo Victor Paling Gacor
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 April 2026 21:29 -
Olahraga Lain-Lain 20 April 2026 21:09 -
Bola Indonesia 20 April 2026 21:04 -
Liga Inggris 20 April 2026 20:45 -
Liga Inggris 20 April 2026 20:15 -
Liga Italia 20 April 2026 20:09
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560839/original/086744400_1776691697-Dewa_United_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560845/original/037363400_1776693452-Prabowo_Ratas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)

