
Bola.net - Manajemen PSIS Semarang akhirnya mengumumkan pelatih barunya untuk mengarungi BRI Liga 1 2021/2022. Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu menunjuk Ian Andrew Gillan sebagai juru taktik menggantikan Dragan Djukanovic.
Ian Gillan dipilih karena dinilai sudah cukup bepengalaman di Asia Tenggara. Dia pernah berkarier di Malaysia dan Filipina, termasuk pernah menangani klub Australia, Pert Glory.
Menurut CEO PSIS, Yoyok Sukawi, penunjukan Ian Gillan melalui proses seleksi yang cukup panjang. Dia dipilih karena dia punya kualitas untuk mengangkat performa PSIS.
”Kami dari manajemen memutuskan untuk menunjuk coach Ian Andrew Gillan sebagai headcoach di BRI Liga 1,” kata Yoyok Sukawi dalam rilis yang diterima Bola.net, Jumat (12/09/2021).
”Beliau diharapkan dapat mengorbitkan pemain muda PSIS lebih bersinar di kancah kompetisi resmi karena pengalaman beliau,” imbuh Yoyok.
”Apalagi tahun ini PSIS banyak dihuni pemain muda dan mampu membawa PSIS berprestasi di kompetisi tahun ini,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Komite Eksekutif PSSI tersebut.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Belum Bisa ke Indonesia

Namun, Ian Gillan belum bisa bergabung dengan tim karena masih terkendala proses administrasi. Dia masih belum bisa merapat ke Indonesia.
Meski belum tiba di tanah air, Ian Gillan sudah didaftarkan ke PT. Liga Indonesia Baru. Sehingga, ketika sudah tiba di Indonesia, dia bisa langsung mendampingi tim.
”Coach Ian Andrew kami perkenalkan terlebih dahulu sambil kami terus mengurus proses kedatangannya,” lanjut Yoyok.
”Untuk registrasi di kompetisi juga sudah aman karena coach Ian Andrew sudah kami daftarkan. Semoga proses administrasinya segera beres supaya segera merapat ke Indonesia,” tegasnya.
Pengalaman Ian Gilan

Dilansir tranfermarkt, Ian Gillan mengawali karir kepelatihannya di Perth Glory pada tahun 2010. Kebetulan, pelatih kelahiran Skotlandia tersebut juga punya Paspor Australia.
Setelah di Perth Glory, dia memulai karirnya di Asia Tenggara dengan menjadi asisten pelatih Kedah FA pada tahun 2014. Tiga tahun kemudian dia tercatat sebagai pelatih Ilocos United, konsestan Liga Filipina.
Pada akhir tahun 2017, Ian Gillan kembali ke Malaysia dan menjadi pelatih Sarawak FA. Sebeum bergabung dengan PSIS, dia sempat menjadi Direktur Akademi Kedah FA.
Ian Gillan merupakan pelatih dengan lisensi AFC Pro. Namun, Transfermarkt menulis bahwa pelatih 56 tahun tersebut juga memiliki lisensi Pro UEFA.
Pernah Hadapi Persebaya

Bersama Sarawak FA, Ian Gillan pernah menjajal kemampuan Persebaya Surabaya. Kedua tim bersua dalam laga persahabatan bertajuk Blessing di Stadion Gelora Bung Tomo pad 18 Maret 2018.
Laga tersebut juga menjadi ajang uji coba Persebaya untuk menyambut musim perdananya di Liga 1 2018 setelah menjuarai Liga 2 2017. Pada saat itu, Sarawak FA bermain imbang 2-2 melawan Persebaya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ranking FIFA: Timnas Indonesia Peringkat 175, Jauh di Bawah Myanmar, Sedikit di Atas Kamboja
- Termasuk Hariono, Berikut 6 Pemain yang Pernah Bermain untuk Persib dan Bali United
- Termasuk Gelandang Persib, Ini 4 Pendatang Baru Paling Tokcer di BRI Liga 1 2021/2022
- Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Live di Indosiar, 17-19 September 2021
- BRI Liga 1: PSIS Semarang Analisis Kekuatan Persiraja, Paulo Henrique Jadi Perhatian
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:45 -
Liga Champions 20 Januari 2026 17:41 -
Bola Indonesia 20 Januari 2026 17:29 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:11 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 17:00
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446325/original/025310000_1765878759-_SUC__The_Founder5_II_-_Unfinished_Business_-_14122025_-_6D_-_1128.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478552/original/017456800_1768904588-Potongan_video_proses_pencarian_korban_pesawat_jatuh.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4873066/original/047832700_1719213109-Screenshot_20240624_123333_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478486/original/020318500_1768903480-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_16.53.09.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478382/original/073050900_1768899671-000_1BH95K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478423/original/1377-Wakil_Menteri_Kelautan_dan_Perikanan_Laksamana_TNI__Purn__Didit_Herdiawan_menemui_keluarga_tiga_pegawai_Kementerian_Kelautan_dan_Perikanan__KKP__yang_menjadi_korban_kecelakaan_pesawat_IAT_ATR.jpg)

