
Bola.net - Striker asal Kroasia Marko Simic bakal mengadu ke FIFA terkait kasus yang melibatkan dirinya dengan Persija Jakarta.
Sebelumnya, pada Selasa (26/4/2022) kemarin, Marko Simic secara sepihak memutus kontraknya dengan Persija Jakarta. Melalui akun instagram pribadinya, striker berusia 34 tahun itu mengaku tidak menerima gaji yang jadi haknya.
Bahkan Simic menuturkan kalau penyebab dirinya sering dibangkucadangkan adalah karena ia berulang kali menuntut gajinya dibayarkan manajemen Persija.
"Setelah berbulan-bulan janji tidak ditepati dan dibangkucadangkan hanya karena saya menagih hak, saya pikir kini saya perlu melangkah," terang Simic.
Sehari berselang, manajemen Persija Jakarta akhirnya bersuara. Lewat pernyataan resmi, Presiden Mohamad Pranpanca membantah semua tuduhan yang dialamatkan Simic.
"Persija adalah klub yang patuh dan taat hukum. Tidak benar ada pernyataan yang menyebutkan bahwa gaji pemain tidak dibayar selama satu tahun," kata Mohamad Pranpanca dalam pernyataan resminya.
Dibantah Simic
Kemudian sekitar pukul 19.00 WIB, Marko Simic langsung merespons pernyataan Prapanca, juga lewat instagram-nya. Tak tanggung-tanggung, ia siap membawa kasus ini ke FIFA demi haknya.
"Pernyataan! Persija Jakarta tidak membayarkan uang saya sebagaimana tertuang dalam kontrak sebelum COVID, selama COVID, juga setelah COVID berakhir," tegas Marko Simic.
"Ini artinya, klub tidak mengatakan hal yang sebenarnya dalam pernyataan mereka sebelumnya."
"Saya berharap mereka mau mengeluarkan pernyataan supaya semuanya jelas. Saya akan berjuang untuk hak saya di depan FIFA, dan saya yakin saya akan menang," koar Simic.
Sikap APPI
Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) buka suara mengenai klaim Marko Simic yang sudah setahun tak mendapatkan gaji di Persija Jakarta. APPI membenarkan Simic mengakhiri kontrak secara sepihak dengan Persija.
"APPI telah berkomunikasi dengan Simic sejak adanya sengketa mengenai ketidaksepakatan adendum antara Simic dengan Manajemen," kata CEO APPI, M Hardika Aji.
"Yang dilakukan Simic ialah pengakhiran kontrak secara sepihak dengan alasan tidak terpenuhinya pembayaran gaji atau disebut Terminating a contract with just cause for outstanding salary dalam pasal 14bis RSTP," ucap Hardika.
Namun, APPI belum bisa membantu Marko Simic melalui tindakan hukum. Penyebabnya adalah Simic belum membuat laporan resmi ke APPI.
"Komunikasi dengan Simic baru sebatas anggota, APPI belum menerima laporan secara resmi untuk adanya tindakan perlindungan hukum," tegas Hardika.
Klasemen Akhir BRI Liga 1
Disadur dari: Bola.com/Penulis Gregah Nurikhsani
Published: 27/04/2022
Jangan Lewatkan:
- Balas Klaim Marko Simic, Begini Peryataan Lengkap Presiden Persija Mohamad Prapanca
- Persija Klaim Marko Simic Tak Pernah Mengeluh Gajinya Disesuaikan, tapi Kemarin Koar-koar di Instagr
- Persija Bantah Tidak Bayar Gaji Marko Simic Setahun: Dia Tetap Menerima Bayaran yang Disesuaikan
- Marko Simic Bicara Soal Gaji yang Menunggak di Persija, Begini Respon APPI
- Update Rekap Transfer Resmi BRI Liga 1 2022/2023
- Reaksi Pesepakbola Soal Pernyataan Marko Simic, Eks Werder Bremen Juga Ikut Bicara
- Novri Setiawan Digosipkan Gabung Bali United, Begini Komentar Teco
- Tidak Digaji Setahun, Marko Simic Curhat dan Tinggalkan Persija
- PT LIB Sebut Persija Jakarta Minta JIS untuk Diverifikasi
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 20:182 Wajah Brasil saat Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 18:14Akhir Karier Julian Nagelsmann Bersama Timnas Jerman?
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Juni 2026 21:20RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 20:43Link Streaming Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 20:182 Wajah Brasil saat Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juni 2026 13:42RESMI: Persib Bandung Sudah Lepas 4 Pemain Asing
-
indonesia 22 Juni 2026 15:34Persib Bandung Dikaitkan dengan Aymen Hussein dan Mike van der Hoorn
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 20:48Alasan Hakim Tolak Permintaan Jaksa Bebankan Rp 4,8 Triliun ke Nadiem
-
Liputan6 30 Juni 2026 20:09Hakim Minta Kejagung Usut Kenaikan Harta Nadiem Lewat TPPU
-
Liputan6 30 Juni 2026 19:35Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem
-
Liputan6 30 Juni 2026 19:15OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan
-
Liputan6 30 Juni 2026 18:37KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715582/original/097467900_1782810896-nad3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8754322/original/025395600_1782826241-155857.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715587/original/063450600_1782810897-nad7.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/8713165/original/081695900_1782795242-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_11.05.07__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303106/original/093840000_1754045274-1000408668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)
