
Bola.net - Mereka butuh seorang playmaker. Ya, itulah alasan Persebaya begitu ngebet untuk mendapatkan pemain naturalisasi, Stefano Lilipaly. Padahal, tim asuhan Rahmad Darmawan sudah memiliki gelandang serang asal Kamerun, Patrice Nzekou.
Rahmad Darmawan memang sering mengeluhkan kinerja lapangan tengahnya. Menurut Rahmad, Nzekou dan Manahati Lestusen kerap terlambat untuk mengisi kekosongan antara lini tengah dan depan. Imbasnya, selain serangan Persebaya kerap terpatahkan, tim ini juga ketar-ketir ketika berhadapan dengan counter attack lawan.
Dari tiga pertandingan yang sudah dijalani di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, Persebaya terlalu bergantung pada Greg Nwokolo. Dua laga lawan Putra Samarinda dan Persela Lamongan kian mengguatkan anggaran 'Greg-sentris' di tim Persebaya.
Efek buruknya, ketiga Greg berhasil dimatikan, sektor lain menjadi lesu darah seperti anak ayam kehilangan induknya. Kondisi ini membuat Persebaya membutuhkan nafas baru untuk memberi perubahan pada permainan tim secara keseluruhan.
Sosok yang dianggap bisa memberi warna anyar adalah Stefano Lilipaly. "Persebaya memang sudah punya banyak gelandang, tapi Lilipaly juga bisa berperan sebagai playmaker," jelas Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djuraid.
Menurut Abror, Persebaya harus bergerak cepat untuk mendatangkan pemain berusia 24 tahun yang kini membela Almere City tersebut. Abror yakin, sebelum bursa transfer ditutup pada 28 Februari nanti, Lilipaly sudah resmi berseragam Persebaya.
Karena Lilipaly sudah mengantongi paspor Indonesia, maka Persebaya tak perlu risau dengan aturan pemain asing. "Lilipaly sudah dinaturalisasi, jadi dia bisa main," pungkas pria yang menjabat sebagai Ketua Harian KONI Jawa Timur (Jatim) itu. (faw/gia)
Rahmad Darmawan memang sering mengeluhkan kinerja lapangan tengahnya. Menurut Rahmad, Nzekou dan Manahati Lestusen kerap terlambat untuk mengisi kekosongan antara lini tengah dan depan. Imbasnya, selain serangan Persebaya kerap terpatahkan, tim ini juga ketar-ketir ketika berhadapan dengan counter attack lawan.
Dari tiga pertandingan yang sudah dijalani di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, Persebaya terlalu bergantung pada Greg Nwokolo. Dua laga lawan Putra Samarinda dan Persela Lamongan kian mengguatkan anggaran 'Greg-sentris' di tim Persebaya.
Efek buruknya, ketiga Greg berhasil dimatikan, sektor lain menjadi lesu darah seperti anak ayam kehilangan induknya. Kondisi ini membuat Persebaya membutuhkan nafas baru untuk memberi perubahan pada permainan tim secara keseluruhan.
Sosok yang dianggap bisa memberi warna anyar adalah Stefano Lilipaly. "Persebaya memang sudah punya banyak gelandang, tapi Lilipaly juga bisa berperan sebagai playmaker," jelas Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djuraid.
Menurut Abror, Persebaya harus bergerak cepat untuk mendatangkan pemain berusia 24 tahun yang kini membela Almere City tersebut. Abror yakin, sebelum bursa transfer ditutup pada 28 Februari nanti, Lilipaly sudah resmi berseragam Persebaya.
Karena Lilipaly sudah mengantongi paspor Indonesia, maka Persebaya tak perlu risau dengan aturan pemain asing. "Lilipaly sudah dinaturalisasi, jadi dia bisa main," pungkas pria yang menjabat sebagai Ketua Harian KONI Jawa Timur (Jatim) itu. (faw/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 14:18 -
Otomotif 20 Januari 2026 14:10 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 14:01 -
Liga Champions 20 Januari 2026 13:59 -
Voli 20 Januari 2026 13:43 -
Bola Indonesia 20 Januari 2026 13:42
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5401360/original/036528900_1762165227-Gunung_Kerinci.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478144/original/057142400_1768893018-Menteri_Hukum_Supratman_Andi_Agtas.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478116/original/036851400_1768892502-Polisi_mengamankan_pelaku_penusukan_di_Pringsewu__Lampung_yang_sempat_diamuk_massa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478094/original/098715900_1768891355-Siswa-VS-Guru.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443020/original/019202300_1765613354-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478056/original/027625600_1768890018-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_13.13.51.jpeg)
