FOLLOW US:


Dana Komersial Belum Jelas, Arema FC Pastikan Penuhi Kewajiban ke Pemain dan Pelatih

27-07-2020 17:10

 | Serafin Unus Pasi

Dana Komersial Belum Jelas, Arema FC Pastikan Penuhi Kewajiban ke Pemain dan Pelatih
Arema FC di Shopee Liga 1 2020 © Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Manajemen Arema FC angkat biasa soal kewajiban mereka membayar gaji pemain dan pelatih bulan Juli ini. Klub berlogo singa mengepal tersebut memastikan bahwa mereka tetap akan memenuhi kewajiban tersebut, kendati tak ada pembagian hak komersial.

"Kami pastikan tetap akan memenuhi kewajiban kepada pemain dan pelatih," ucap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, pada Bola.net.

"Insyaallah kami tetap memegang komitmen dan sesuai dengan aturan PSSI, seperti yang diatur dalam SKEP 48 dan SKEP 53," sambungnya.

Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran di antara pemain dan pelatih yang timnya berlaga di Liga 1. Pasalnya, kendati kompetisi direncanakan akan bergulir lagi pada Bulan Oktober mendatang, tak ada kepastian apakah dana komersial untuk Juli dan Agustus bakal turun.

Dana komersial, dijadwalkan, baru akan cair lagi pada September mendatang. Rencananya, ada kenaikan jumlah dana komersial yang diterima tiap klub menjadi Rp 800 juta per bulan.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 2

Masih Pertanyakan

Lebih lanjut, Ruddy menyebut bahwa Arema dan klub-klub Liga 1 lainnya masih mempertanyakan kejelasan soal pencairan dana komersial bagi klub pada Juli dan Agustus ini. Namun, ia mengaku Arema tak lagi terlalu berharap dana tersebut cair.

"Memang secara bercanda ada kabar bahwa dana ini akan cair setelah ada pencairan termin dari sponsor. Namun, kami tak mau terlalu mengandalkan ini," tutur Ruddy.

"Pasalnya, sampai saat ini kan belum ada kejelasan apa pun," sambungnya.

2 dari 2

Andalkan Dana Sponsor

Sementara itu, Ruddy menyebut ada sejumlah alternatif yang bisa menjadi sumber pendanaan timnya, untuk membayar gaji pemain dan pelatih, jika memang dana komersial nantinya tak cair. Salah satunya, menurut pria berusia 48 tahun tersebut, adalah dana dari sponsor.

"Kami kan masih ada sponsor. Siapa tahu nanti mereka mencairkan dana," ungkap Ruddy.

"Jika memang tidak, tentu kami akan mengandalkan dana dari owner. Yang pasti, kami akan upayakan tidak akan mengingkari kewajiban," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)