
Bola.net - Debut Ketua Pengcab PSSI Surabaya, I Gede Widiade dalam upayanya menggelar kompetisi antar klub internal PSSI Surabaya tak berlangsung mulus. Community Shield yang digelarnya kemarin di Gelora Bung Tomo Surabaya (08/6) diwarnai aksi mogok dan berujung tanpa pemenang.
Laga para juara yang mempertemukan Assyabaab melawan Mitra Surabaya sebenarnya berlangsung ketat sejak awal. Mitra yang notabene juara musim 2012 tetap tampil ngotot meskipun sang lawan musim lalu menolak ikut berpartisipasi karena hadiah juara mereka musim 2011 tak terbayarkan.
Setelah memasukkan Evan Dimas pada menit ke-28, Mitra pun mengendalikan permainan. Tim asuhan Mursyid Efendi ini membuka keunggulan mereka pada menit ke-32 melalui kaki Andik Bahrul. Mitra unggul 1-0 hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, Mitra harus bermain 10 orang saja sejak menit ke-65 karena Asep Candra menerima kartu kuning kedua. Namun kericuhan terjadi ketika laga tersisa lima menit saat wasit Prasetyo memberi hadiah penalti ketika pemain Assyabab terjatuh usai duel udara di dalam kotak penalti Mitra.
Mitra kemudian enggan melanjutkan permainan setelah Mursyid Efendi ikut masuk ke lapangan. Usaha I Gede Widiade untuk menenangkan Mitra akhirnya berhasil, mereka bersedia melanjutkan permainan. Lampu stadion GBT pun terpaksa dinyalakan demi melanjutkan pertandingan.
Namun ketika lampu kembali menyala dan pemain Mitra masuk lapangan, giliran pengasuh Assyabab, Muhammad Barmen, yang menolak untuk melanjutkan pertandingan. Pertandingan yang sejatinya menyediakan hadiah Rp 15 juta untuk pemenang dan Rp 10 juta bagi yang kalah itu pun tak berlanjut.
Meski sedikit kecewa, Gede mengaku ini adalah cambuk baginya untuk memperbaiki Pengcab PSSI Surabaya ke depannya. "Ini baru awal, ke depannya pasti tantangannya lebih besar. Saya siap. Yang namanya rencana dan niat baik tak selalu bisa diterima dengan baik, kan," ujar Gede usai laga tersebut. (fjr/dzi)
Laga para juara yang mempertemukan Assyabaab melawan Mitra Surabaya sebenarnya berlangsung ketat sejak awal. Mitra yang notabene juara musim 2012 tetap tampil ngotot meskipun sang lawan musim lalu menolak ikut berpartisipasi karena hadiah juara mereka musim 2011 tak terbayarkan.
Setelah memasukkan Evan Dimas pada menit ke-28, Mitra pun mengendalikan permainan. Tim asuhan Mursyid Efendi ini membuka keunggulan mereka pada menit ke-32 melalui kaki Andik Bahrul. Mitra unggul 1-0 hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, Mitra harus bermain 10 orang saja sejak menit ke-65 karena Asep Candra menerima kartu kuning kedua. Namun kericuhan terjadi ketika laga tersisa lima menit saat wasit Prasetyo memberi hadiah penalti ketika pemain Assyabab terjatuh usai duel udara di dalam kotak penalti Mitra.
Mitra kemudian enggan melanjutkan permainan setelah Mursyid Efendi ikut masuk ke lapangan. Usaha I Gede Widiade untuk menenangkan Mitra akhirnya berhasil, mereka bersedia melanjutkan permainan. Lampu stadion GBT pun terpaksa dinyalakan demi melanjutkan pertandingan.
Namun ketika lampu kembali menyala dan pemain Mitra masuk lapangan, giliran pengasuh Assyabab, Muhammad Barmen, yang menolak untuk melanjutkan pertandingan. Pertandingan yang sejatinya menyediakan hadiah Rp 15 juta untuk pemenang dan Rp 10 juta bagi yang kalah itu pun tak berlanjut.
Meski sedikit kecewa, Gede mengaku ini adalah cambuk baginya untuk memperbaiki Pengcab PSSI Surabaya ke depannya. "Ini baru awal, ke depannya pasti tantangannya lebih besar. Saya siap. Yang namanya rencana dan niat baik tak selalu bisa diterima dengan baik, kan," ujar Gede usai laga tersebut. (fjr/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 4 Januari 2022 01:10Klub Liga 3, Batavia FC Dapat Dukungan dari Gubernur DKI Jakarta
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 20 April 2026 08:00 -
Liga Inggris 20 April 2026 07:00 -
Liga Inggris 20 April 2026 05:17 -
Liga Inggris 20 April 2026 04:52 -
Liga Inggris 20 April 2026 04:40 -
Liga Eropa Lain 20 April 2026 04:25
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2872441/original/051482100_1564935670-KERETA_API-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559113/original/001398500_1776517033-IMG_2112.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559802/original/076108700_1776642162-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_06.08.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5003462/original/003045000_1731476528-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559784/original/001111300_1776637975-IMG_20260419_192305.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559646/original/028282400_1776603398-Prabowo_Magelang.jpg)

