
Bola.net - Pengelola Stadion Surajaya Lamongan berencana untuk merenovasi stadion yang selama ini menjadi markas Persela Lamongan. Renovasi ini ditujukan untuk membenahi infrastruktur stadion agar lebih memenuhi standar untuk menggelar laga ISL dan internasional.
Dikatakan oleh Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Kabupaten Lamongan, Sunasdi, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyiapkan anggaran Rp 7,5 miliar dalam APBD 2013 untuk renovasi tersebut.
"Ada beberapa pembenahan yang dilakukan di Stadion Surajaya, salah satunya saluran pembuangan air yang saat ini kondisinya kurang bagus," kata Sunasdi kepada Antara.
Indikasi itu terlihat setiap kali Stadion Surajaya diguyur hujan deras, ada beberapa titik di lapangan yang tergenang.
"Kalau sudah hujan deras turun, lapangan Stadion Surajaya tidak layak untuk pertandingan sekelas Liga Super. Baik Persela selaku tuan rumah maupun tim tamu juga tidak bisa bermain dengan bagus," tambahnya.
"Nantinya lapangan Stadion Surajaya akan ditanam rumput khusus yang hanya bisa panjang 4 centimeter sehingga bisa meminimalkan cedera pemain," paparnya.
Selain rumput lapangan dan drainase, renovasi juga akan dilakukan di tribun selatan dan utara sekaligus pemasangan skor digital.
"Perbaikan akan dilakukan saat jeda kompetisi sehingga tidak sampai mengganggu jadwal laga Persela. Diharapkan setelah perbaikan selesai, Stadion Surajaya bisa digunakan untuk pertandingan sepak bola tingkat nasional maupun internasional dalam segala cuaca," katanya. (ant/dzi)
Dikatakan oleh Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Kabupaten Lamongan, Sunasdi, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyiapkan anggaran Rp 7,5 miliar dalam APBD 2013 untuk renovasi tersebut.
"Ada beberapa pembenahan yang dilakukan di Stadion Surajaya, salah satunya saluran pembuangan air yang saat ini kondisinya kurang bagus," kata Sunasdi kepada Antara.
Indikasi itu terlihat setiap kali Stadion Surajaya diguyur hujan deras, ada beberapa titik di lapangan yang tergenang.
"Kalau sudah hujan deras turun, lapangan Stadion Surajaya tidak layak untuk pertandingan sekelas Liga Super. Baik Persela selaku tuan rumah maupun tim tamu juga tidak bisa bermain dengan bagus," tambahnya.
"Nantinya lapangan Stadion Surajaya akan ditanam rumput khusus yang hanya bisa panjang 4 centimeter sehingga bisa meminimalkan cedera pemain," paparnya.
Selain rumput lapangan dan drainase, renovasi juga akan dilakukan di tribun selatan dan utara sekaligus pemasangan skor digital.
"Perbaikan akan dilakukan saat jeda kompetisi sehingga tidak sampai mengganggu jadwal laga Persela. Diharapkan setelah perbaikan selesai, Stadion Surajaya bisa digunakan untuk pertandingan sepak bola tingkat nasional maupun internasional dalam segala cuaca," katanya. (ant/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 26 September 2025 02:46Jadwal Lengkap Pegadaian Championship 2025/2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
