
Bola.net - - Klub peserta Liga 2 Persis Solo mendapatkan sanksi berat usai bertanding melawan PSIR Rembang di Stadion Krida, Minggu (16/7) lalu. Pertandingan yang dihentikan menit ke-50 akibat kerusuhan suporter tersebut membawa petaka bagi Laskar Sambernyawa.
Komisi Disiplin PSSI memberikan sanksi berupa pengurangan 3 poin, denda Rp100 juta, hingga suporter Persis dilarang menonton di stadion dalam dua laga. Pada pertandingan tersebut, Persis yang ketinggalan 1-0 dianggap kalah WO 3-0.
Manajemen Persis Solo pun meradang menanggapi sanksi Komdis PSSI tersebut. Keputusan Komdis PSSI dinilai tidak adil, karena Persis tak merasa melakukan kesalahan apapun.
CEO Persis Solo, Bimo Putranto mengaku akan melawan keputusan Komdis PSSI. Pihaknya sudah menyiapkan banding terhadap keputusan Komdis yang tertuang dalam surat bernomor 072/L2/KD-PSSI/VII/2017, serta 073/L2/KD-PSSI/VII/2017 tersebut.
"Keputusan PSSI ini tidak didasari fair play seperti yang menjadi semangat statuta PSSI sendiri. Kami akan mengajukan banding dan kami serahkan ke tim hukum Persis Solo," ujar Bimo kepada wartawan, Rabu (2/8).
Bimo mengatakan, dari 4 sanksi tersebut hanya 3 sanksi yang akan dilakukan banding. Pihaknya juga akan menyampaikan fakta-fakta atau 8 poin yang terjadi di lapangan dan menyertakan sejumlah alat bukti.
Tim Hukum yang juga Wakil CEO PT Persis Solo Saestu, Dedy M Lawe menambahkan, surat banding akan dikirim ke Komdis PSSI pada Kamis (3/8) besok. Pihaknya mempertanyakan dasar keputusan Komdis yang dinilai mencederai sportivitas tersebut. Persis juga tidak pernah menyangka jika akan mendapatkan sanksi seberat itu.
"Ada 3 poin yang kita banding. Pengurangan 3 poin, kekalahan WO 3-0 dan denda Rp100 juta. Ini baru pertama dalam sejarah persepakbolaan dan dalam kompetisi sekarang ini, ada klub dihukum segini berat," katanya.
Padahal, lanjut Dedy, kondisi di lapangan menunjukan pertandingan tidak mungkin dilanjutkan. Pasalnya ratusan suporter PSIR sudah memenuhi lapangan, sehingga dalam kondisi force majeure. Sehingga seharusnya pertandingan yang masih menyisakan waktu 40 menit, dilanjutkan keesokan harinya.
"Kami dianggap tidak mau melanjutkan pertandingan sehingga dianggap kalah WO 3-0 dan masih dikurangi nilainya 3 poin. Posisi kami jadi drop di urutan ketiga dibawah PSIR. Kami sudah sampaikan siap melanjutkan pertandingan dimana dan kapan saja. Tapi justru kami yang disalahkan dan dikenai sanksi berat," tandasnya.
"Kami juga dianggap tidak mau melanjutkan pertandingan karena dianggap takut. Kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan sikap takut. Tidak ada satupun kalimat takut yang dilontarkan tim Persis Solo," katanya.
Penghentian pertandingan antara PSIR melawan Persis Solo dihentikan, lanjut Dedy, seolah-olah yang menjadi biang keladinya adalah Persis. Padahal pertandingan berhenti akibat suporter tuan rumah masuk ke lapangan. Sehingga menyebabkan suasana force majeure. Panitia pertandingan atau PSIR yang seharusnya dikenai sanksi.
"Dari force majeure itu seharusnya tidak boleh kami didenda Rp100 juta. Kalau kami kemudian tidak mau bertanding, itu lain cerita. Kami minta Komisi Banding membatalkan denda, pemotongan poin dan melanjutkan sisa pertandingan," tandasnya.
Sebelumnya, laga lanjutan penyisihan Grup 4 Liga 2 2017 antara PSIR Rembang melawan Persis Solo terpaksa dihentikan pada menit ke-50. Pasalnya, terjadi kerusuhan antara suporter tamu Pasoepati dengan suporter tuan rumah di tribun timur.
Laga dihentikan dua menit setelah striker PSIR, Rudy Santoso, mencetak gol yang dinilai off-side oleh kubu Persis. Tanpa sebab yang jelas, saling lempar antarsuporter terjadi di tribun timur. Bahkan para pemain dan offisial tim yang berada di lapangan pun turut terkena lemparan.
Empat pemain Persis yaitu Rudiyana, Bakori Andreas, Egy Ardi, dan Akbar Riansyah terkena lemparan dari penonton. Para pemain pun langsung diamankan pihak keamanan ke ruang ganti pemain dan dijaga ketat polisi. Sementara suporter tamu dipulangkan ke Solo dengan pengamanan ketat polisi.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 28 September 2026 07:19Kas Hartadi Bongkar Titik Lemah RANS Nusantara FC: Antisipasi Bola Mati
-
Bola Indonesia 27 Agustus 2026 19:42
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 18:14Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 17:28Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 17:18Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
-
Liga Italia 28 Oktober 2026 17:09Kedewasaan Como yang Makin Teruji
BERITA LAINNYA
-
indonesia 28 Oktober 2026 18:26Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
-
indonesia 28 Oktober 2026 16:33Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
-
indonesia 27 Oktober 2026 19:40Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
-
indonesia 27 Oktober 2026 19:00Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
-
indonesia 27 Oktober 2026 18:39Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
SOROT
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:03Kedubes Korsel Gelar Lomba Menulis untuk Mahasiswa, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 13:41Pesan Mensesneg untuk Generasi Muda di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 10:30Menlu Singapura Minta Bertemu Prabowo, Diterima Sore Ini
-
Liputan6 27 Oktober 2026 21:49Pelaku Curanmor Ditangkap usai Bawa Kabur Motor Warga Makan di Warteg
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543346/original/069128200_1775022582-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383933/original/065244200_1793112698-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_13.09.37__1_.jpeg)
