
Bola.net - Meski baru saja tersungkur di tangan Persebaya, Persela Lamongan masih optimistis untuk lolos ke babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL). Namun perjuangan cukup berat karena mereka harus mendapatkan dua kemenangan.
Saat berjumpa dengan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (19/8) malam, Persela tenggelam dalam lautan hijau. Laskar Joko Tingkir ditikam tuan rumah Persebaya dengan tiga gol tanpa balas. Striker Emmanuel Kenmogne mencetak hattrick di laga ini.
Kalah di Kota Pahlawan membuat Persela masih tertahan di peringkat keempat dengan 25 poin. Posisi mereka pun semakin rawan. Pesela kini berada di bawah bayang-bayang Persiba Balikpapan dan PSM Makassar yang sama-sama mengoleksi 22 angka.
Meski kekalahan di Surabaya membuat posisi Persela kian terjepit, pelatih Eduard Tjong masih optimistis akan kesempatan timnya menembus babak delapan besar. "Belum tertutup kesempatan kami untuk ke babak delapan besar," kata Edu, sapaan akrabnya.
"Masih ada kans untuk lolos. Kita perlu dua kali kemenangan. Kami masih ada dua pertandingan kandang lawan Perseru Serui dan Persipura. Jadi belum tertutup kemungkinan kami untuk lolos," sambung pelatih asal Solo ini.
Persela masih memiliki tiga pertandingan sisa. Mereka akan menjalani partai away lawan PSM Makassar, Sabtu (23/8). Serta dua laga kandang lawan Persipura Jayapura (2 September) dan Perseru Serui (5 September). [initial]
(faw/pra)
Saat berjumpa dengan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (19/8) malam, Persela tenggelam dalam lautan hijau. Laskar Joko Tingkir ditikam tuan rumah Persebaya dengan tiga gol tanpa balas. Striker Emmanuel Kenmogne mencetak hattrick di laga ini.
Kalah di Kota Pahlawan membuat Persela masih tertahan di peringkat keempat dengan 25 poin. Posisi mereka pun semakin rawan. Pesela kini berada di bawah bayang-bayang Persiba Balikpapan dan PSM Makassar yang sama-sama mengoleksi 22 angka.
Meski kekalahan di Surabaya membuat posisi Persela kian terjepit, pelatih Eduard Tjong masih optimistis akan kesempatan timnya menembus babak delapan besar. "Belum tertutup kesempatan kami untuk ke babak delapan besar," kata Edu, sapaan akrabnya.
"Masih ada kans untuk lolos. Kita perlu dua kali kemenangan. Kami masih ada dua pertandingan kandang lawan Perseru Serui dan Persipura. Jadi belum tertutup kemungkinan kami untuk lolos," sambung pelatih asal Solo ini.
Persela masih memiliki tiga pertandingan sisa. Mereka akan menjalani partai away lawan PSM Makassar, Sabtu (23/8). Serta dua laga kandang lawan Persipura Jayapura (2 September) dan Perseru Serui (5 September). [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
