FOLLOW US:


Dua Kartu Merah dan Satu Kontroversi, Persebaya Pecundangi Arema

06-05-2018 17:40

 | Dendi Santoso

Dua Kartu Merah dan Satu Kontroversi, Persebaya Pecundangi Arema
Pemain Persebaya merayakan gol Misbakhus Solikin ke gawang Arema FC © Mustopa El Abdy

Bola.net - Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Arema FC di kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu .

Pertandingan ini berjalan cukup lancar dan kedua tim mendapat sejumlah peluang bagus untuk mencetak gol. Akan tetapi, pada akhirnya hanya Misbakus Solikin, yang dimainkan dari bangku cadangan, sebagai satu-satunya pemain yang bisa mencetak gol.

Babak Pertama

Begitu dimulai Persebaya langsung bermain dengan agresif. Mereka berusaha menekan pertahanan Arema melalui serangan-serangan dari sektor sayap, khususnya sayap kanan.

Alfarizi pun dibuat kewalahan dengan kecepatan para pemain sayap Bajul Ijo. Cunha juga dibuat kerepotan oleh kelincahan penyerang mungil tuan rumah asal Papua, Pahabol.

Di menit 13 misalnya, Persebaya sudah mendapat peluang melalui Pahabol setelah mendapat umpan dari Rendi. Namun tendangannya masih bisa dihalau Utam Rusdiana.

Di menit 26, Persebaya mendapat peluang setelah mereka melakukan free kick secara cepat. Namun sayang meski Pahabol bisa mendekati gawang dari samping kiri pertahanan Arema, namun sepakannya malah tak tepat sasaran dan melantur ke tiang jauh.

Pemain Arema sendiri kesulitan untuk mengembangkan permainannya. Setiap serangan mereka dengan cukup mudah bisa dihalau lini tengah maupun lini belakang Persebaya.

Di menit 43, Persebaya mendapat peluang emas lagi. Dari sisi sayap kanan, Rishadi menusuk masuk mendekati gawang Arema. Namun bola tendangannya masih bisa dihalau oleh Utam.

Namun setelah itu giliran Arema yang mendapat peluang melalui counter attack. Skema itu membuat Dendi Santoso tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan. Kapten Singo Edan itu kemudian terjatuh di kotak penalti, namun wasit tak menganggap kiper Miswar melakukan pelanggaran. Babak pertama akhirnya berakhir imbang 0-0.

Babak Kedua

Di babak kedua, Arema mencoba untuk melakoni start dengan lebih baik. Usahanya pun membuahkan hasil. Serangan mereka tertata dengan lebih baik.

Di menit 55, Arema bahkan mendapat peluang emas mencetak gol. Tendangan bebas Dendi meluncur ke tengah kotak penalti dan gagal dihalau oleh Miswar. Bola sebenarnya jatuh ke kaki Rivaldi, namun karena gagal menendangnya dengan sempurna, si kulit bundar malah melambung ke atas mistar. Setelah itu secara perlahan Persebaya kembali menguasai jalannya pertandingan. Mereka mulai bisa menggempur pertahanan Arema lagi, khususnya setelah melakukan pergantian pemain.

Pada akhirnya serangan Persebaya berbuah positif di menit 83. Sang pemain pengganti Misbakus sukses membobol gawang Utam dengan tendangan di ujung kotak penalti setelah crossing dari sisi kanan gagal dihalau dengan sempurna oleh pemain bertahan Arema.

Setelah itu pertandingan menjadi lebih terbuka, apalagi karena Arema berusaha untuk menyamakan kedudukan. Tensi pertandingan juga sedikit naik. Alhasil Hendro Siswanto dan Oktafianus Fernando dikartu merah setelah terlihat adu tendang di tengah lapangan.

Pada akhirnya Arema tak bisa mencetak gol yang mereka cari-cari. Persebaya pun menang dengan skor 1-0.

Kemenangan ini membuat Persebaya naik ke posisi tiga klasemen sementara Liga 1. Sementara itu Arema tetap berendam di zona degradasi.

Susunan Pemain:

Persebaya Surabaya (4-3-3): Miswar; Ruben, Fandry, Abu Rizal, Syaifuddin; Pugliara, Nelson, Rendi; Pahabol, Oktafianus, Rishadi.

Arema FC (4-3-3): Utam; Syaiful, Cunha, Purwaka, Alfarizi; Hendro, Rafli, Dedik; Dendi, Furtuoso, Rivaldi.