
Bola.net - Berbagai dukungan kepada delapan Calon Ketua Umum PSSI periode 2015-2019, terus bermunculan. Salah satu Caketum yang mendapat dukungan dari pemain adalah Achsanul Qosasi. Zaenal Arif dan Fachrudin, sama-sama menilai sosok Achsanul Qosasi sangat tepat menduduki kursi Ketua Umum PSSI.
Zaenal Arif mengatakan bahwa Achsanul Qosasi sangat kaya pengalaman di dunia sepak bola nasional, terutama saat menjalankan sebuah organisasi seperti klub.
"Pak Achsanul sangat paham sekali dengan sepak bola. Karena itu, saya sangat mendukung dan setuju jika beliau jadi Ketua Umum PSSI," kata Zaenal Arif.
Selain memahami kondisi persepakbolaan di Tanah Air, Achsanul Qosasi mempunyai jaringan kuat dalam bisnis. Terutama, untuk urusan birokrasi. Karena itu, jika Achsanul Qosasi menjadi ketua umum, bukan mustahil jika ke depannya klub-klub di Indonesia tidak kesulitan dalam urusan sponsor.
"Saat di Persepam dulu, tidak pernah kekurangan sponsor. Jadi, bukan mustahil kalau nanti dia jadi ketua umum PSSI, klub-klub akan mendapatkan jalan atau cara mendapatkan sponsor. Pokoknya, hal positif akan didapat oleh sepak bola Indonesia jika beliau menjadi ketua umum PSSI," sambungnya.
Tak berbeda jauh dengan Zaenal Arif, teman satu klubnya dulu di Persepam MU, Fachrudin mengatakan berkat tangan dingin AQ, masyarakat Madura mempunyai klub kebanggaan yang pernah diperhitungkan di kompetisi Indonesia Super League (ISL).
"Beliau bisa menjadi bapak bagi atlet-atlet sepak bola Indonesia. Dia bisa mengayomi pemain dan orang lain. Bisa menempatkan diri, kapan beliau tegas, humor dan bercanda," tuturnya. [initial]
(esa/pra)
Zaenal Arif mengatakan bahwa Achsanul Qosasi sangat kaya pengalaman di dunia sepak bola nasional, terutama saat menjalankan sebuah organisasi seperti klub.
"Pak Achsanul sangat paham sekali dengan sepak bola. Karena itu, saya sangat mendukung dan setuju jika beliau jadi Ketua Umum PSSI," kata Zaenal Arif.
Selain memahami kondisi persepakbolaan di Tanah Air, Achsanul Qosasi mempunyai jaringan kuat dalam bisnis. Terutama, untuk urusan birokrasi. Karena itu, jika Achsanul Qosasi menjadi ketua umum, bukan mustahil jika ke depannya klub-klub di Indonesia tidak kesulitan dalam urusan sponsor.
"Saat di Persepam dulu, tidak pernah kekurangan sponsor. Jadi, bukan mustahil kalau nanti dia jadi ketua umum PSSI, klub-klub akan mendapatkan jalan atau cara mendapatkan sponsor. Pokoknya, hal positif akan didapat oleh sepak bola Indonesia jika beliau menjadi ketua umum PSSI," sambungnya.
Tak berbeda jauh dengan Zaenal Arif, teman satu klubnya dulu di Persepam MU, Fachrudin mengatakan berkat tangan dingin AQ, masyarakat Madura mempunyai klub kebanggaan yang pernah diperhitungkan di kompetisi Indonesia Super League (ISL).
"Beliau bisa menjadi bapak bagi atlet-atlet sepak bola Indonesia. Dia bisa mengayomi pemain dan orang lain. Bisa menempatkan diri, kapan beliau tegas, humor dan bercanda," tuturnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)
