
Bola.net - Pelaih fisik Ega Raka Ghalih bertekad memberikan yang terbaik untuk klub barunya, Persija Jakarta. Visi yang sama dengan pelatih kepala di klub kontestan Indonesia Super League (ISL) itu diyakini Ega dapat membantunya bekerja secara maksimal.
Tak kunjung mendapat kepastian dari manajemen Persipasi Bekasi, kontestan Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), Ega akhirnya memilih hijrah. Padahal, sisa sembilan bulan gajinya masih belum dilunasi manajemen Laskar Patriot pimpinan Dana Satria.
Tidak tanggung-tangung, Persija Jakarta, yang berpartisipasi di kompetisi ISL, kini jadi pelabuhan pelatih asal Karawang, Jawa Barat, tersebut. Bersama Macan Kemayoran, Ega awalnya mengaku sempat grogi. Maklum, sebagai klub yang berlimpah dukungan, Persija selalu menjadi sorotan.
"Karena itu, saya berusaha selalu memberikan yang terbaik. Apalagi, saya memiliki visi yang sama dengan pelatih kepala (Iwan Setiawan). Sehingga, saya tidak terlalu sulit untuk menjalankan program latihan apa yang beliau inginkan," ujarnya.
Menurut Ega, meski kini sudah bergabung bersama Persija Jakarta, manajemen Persipasi diminta tidak boleh berleha-leha dalam menyelesaikan tunggakan gaji.
"Saya dan seluruh pungggawa Persipasi terus mendesak agar segera dibayarkan. Namun, hal tersebut saya pastikan tidak akan mengganggu pekerjaan di Persija. Saya akan tetap bekerja secara profesional dan memberikan yang terbaik bagi Persija dan The Jakmania," pungkasnya. (esa/gia)
Tak kunjung mendapat kepastian dari manajemen Persipasi Bekasi, kontestan Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), Ega akhirnya memilih hijrah. Padahal, sisa sembilan bulan gajinya masih belum dilunasi manajemen Laskar Patriot pimpinan Dana Satria.
Tidak tanggung-tangung, Persija Jakarta, yang berpartisipasi di kompetisi ISL, kini jadi pelabuhan pelatih asal Karawang, Jawa Barat, tersebut. Bersama Macan Kemayoran, Ega awalnya mengaku sempat grogi. Maklum, sebagai klub yang berlimpah dukungan, Persija selalu menjadi sorotan.
"Karena itu, saya berusaha selalu memberikan yang terbaik. Apalagi, saya memiliki visi yang sama dengan pelatih kepala (Iwan Setiawan). Sehingga, saya tidak terlalu sulit untuk menjalankan program latihan apa yang beliau inginkan," ujarnya.
Menurut Ega, meski kini sudah bergabung bersama Persija Jakarta, manajemen Persipasi diminta tidak boleh berleha-leha dalam menyelesaikan tunggakan gaji.
"Saya dan seluruh pungggawa Persipasi terus mendesak agar segera dibayarkan. Namun, hal tersebut saya pastikan tidak akan mengganggu pekerjaan di Persija. Saya akan tetap bekerja secara profesional dan memberikan yang terbaik bagi Persija dan The Jakmania," pungkasnya. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 1 Juni 2026 20:40RESMI: Persija Berpisah dengan Allano Lima
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)
