
Bola.net - Laga antara Persib Bandung lawan Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, Sabtu (22/2), belum mendapatkan kepastian.
Semula laga ini memang bakal berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat. Namun lantaran The Jakmania ingin menyaksikan langsung laga tersebut, lokasi stadion bisa jadi akan berubah. Wacana yang muncul, adalah digelar di Stadion Wisnu Saputra, Kuningan.
"Di manapun mainnya, kami akan hadir dengan 5000 anggota. Sejauh ini, yang sudah terdaftar yakni sebanyak 3781 anggota. Tidak hanya yang berasal dari Jabodetabek, melainkan dari wilayah-wilayah sekitar bandung seperti Cirebon dan lain-lainnya," terang Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone.
"Untuk itu, kami sudah melakukan koordinasi melalui surat yang dikirimkan pada Selasa (18/2) malam, kepada Persib Bandung, suporter Persib, Menpora, PT PBB, Polres Soreang, Polda Jabar dan Kepolisian Kuningan. Kami sangat berharap bisa menyaksikan langsung laga tersebut," lanjutnya.
Dikatakannya lagi, tidak menampik jika duel tersebut kerap menimbulkan dampak negatif yang dilakukan masing-masing oknum suporter. Karena itu, bersedia membantu apapun demi pertandingan berjalan lancar dan tidak ada intimidasi dari suporter. The Jakmania pun terbuka untuk berkoordinasi lebih jauh dengan pihak-pihak terkait.
Pihak kepolisian mengalami kesulitan dalam memberikan rekomendasi pertandingan di Si Jalak Harupat, jika tetap dihadiri The Jakmania. Penyebabnya, terjadi gesekan antara suporter ketika laga Pelita Bandung Raya (PBR) menjamu Persija, Senin (17/2) lalu.
"Kita berpatokan pada Manual Liga bahwa tim tamu memiliki jatah 5 persen untuk hadir menyaksikan pertandingan. Karena itu, Menpora (Roy Suryo) harus ikut turun tangan. Kalau Menpora turun tangan, semua pasti beres. Apalagi, beliau juga mendukung adanya penyatuan atau perdamaian di antara para suporter. Jakmania sudah sangat baik ketika di tahun 2013, menerima pendukung Persib saat bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman," ujarnya.
"Nilai positifnya, laga ini bisa dijadikan titik awal penyatuan atau perdamaian para suporter yang selama ini berseteru," pungkas pria yang akrab disapa Ayah tersebut. [initial]
(esa/pra)
Semula laga ini memang bakal berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat. Namun lantaran The Jakmania ingin menyaksikan langsung laga tersebut, lokasi stadion bisa jadi akan berubah. Wacana yang muncul, adalah digelar di Stadion Wisnu Saputra, Kuningan.
"Di manapun mainnya, kami akan hadir dengan 5000 anggota. Sejauh ini, yang sudah terdaftar yakni sebanyak 3781 anggota. Tidak hanya yang berasal dari Jabodetabek, melainkan dari wilayah-wilayah sekitar bandung seperti Cirebon dan lain-lainnya," terang Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone.
"Untuk itu, kami sudah melakukan koordinasi melalui surat yang dikirimkan pada Selasa (18/2) malam, kepada Persib Bandung, suporter Persib, Menpora, PT PBB, Polres Soreang, Polda Jabar dan Kepolisian Kuningan. Kami sangat berharap bisa menyaksikan langsung laga tersebut," lanjutnya.
Dikatakannya lagi, tidak menampik jika duel tersebut kerap menimbulkan dampak negatif yang dilakukan masing-masing oknum suporter. Karena itu, bersedia membantu apapun demi pertandingan berjalan lancar dan tidak ada intimidasi dari suporter. The Jakmania pun terbuka untuk berkoordinasi lebih jauh dengan pihak-pihak terkait.
Pihak kepolisian mengalami kesulitan dalam memberikan rekomendasi pertandingan di Si Jalak Harupat, jika tetap dihadiri The Jakmania. Penyebabnya, terjadi gesekan antara suporter ketika laga Pelita Bandung Raya (PBR) menjamu Persija, Senin (17/2) lalu.
"Kita berpatokan pada Manual Liga bahwa tim tamu memiliki jatah 5 persen untuk hadir menyaksikan pertandingan. Karena itu, Menpora (Roy Suryo) harus ikut turun tangan. Kalau Menpora turun tangan, semua pasti beres. Apalagi, beliau juga mendukung adanya penyatuan atau perdamaian di antara para suporter. Jakmania sudah sangat baik ketika di tahun 2013, menerima pendukung Persib saat bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman," ujarnya.
"Nilai positifnya, laga ini bisa dijadikan titik awal penyatuan atau perdamaian para suporter yang selama ini berseteru," pungkas pria yang akrab disapa Ayah tersebut. [initial]
Jangan Lewatkan!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 01:31Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belgia vs Mesir
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 01:21Man of the Match Spanyol vs Tanjung Verde: Vozinha
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 01:07Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 23:21BGN: Insentif SPPG Tak Lagi Merata Rp 6 Juta per Hari
-
Liputan6 15 Juni 2026 21:53Presiden Palestina Mahmoud Abbas Tiba-Tiba Telepon Prabowo
-
Liputan6 15 Juni 2026 21:23Kapten Timnas Belanda Sentil Aturan Hydration Break di Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260071/original/054096800_1781543857-000_B77B4UG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260073/original/052814200_1781543994-AP26166603425435.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080103/original/047492500_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260040/original/046540400_1781535704-Palestina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260005/original/059839600_1781528630-dem1.jpg)
