Erick Thohir Bereaksi Adanya Bobotoh Meninggal Seusai Laga Persib Lawan Garudayaksa

Erick Thohir Bereaksi Adanya Bobotoh Meninggal Seusai Laga Persib Lawan Garudayaksa
Ketua umum PSSI, Erick Thohir (c) Dok. PSSI Pers

Bola.net - Ketua PSSI, Erick Thohir, menegaskan tidak ada kompromi terhadap aksi kekerasan yang melibatkan suporter sepak bola Indonesia. Sikap itu disampaikan menyusul meninggalnya seorang remaja yang diduga menjadi korban penyerangan setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung.

Insiden tersebut terjadi seusai laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026). Korban, seorang remaja asal Kampung Duku, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan dan diduga mengalami pembacokan.

Menanggapi peristiwa itu, PSSI langsung berkoordinasi dengan kepolisian agar kasus tersebut diusut hingga tuntas. Erick juga menghubungi Kapolres setempat untuk memastikan proses investigasi berlangsung cepat dan transparan.

Bagi Erick, keselamatan suporter harus menjadi prioritas utama dalam setiap pertandingan sepak bola. Ia menegaskan bahwa setiap orang yang datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya berhak mendapatkan perlindungan dan bisa kembali ke rumah dengan selamat.

Erick Thohir Tegaskan Keselamatan Suporter Jadi Prioritas

Erick Thohir Tegaskan Keselamatan Suporter Jadi Prioritas

Aksi Bobotoh saat memberikan dukungan pada Persib Bandung (c) Dok. Persib

Erick menekankan bahwa sepak bola Indonesia harus menjadi ruang yang aman dan ramah bagi seluruh kalangan, termasuk keluarga. Karena itu, segala bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan suporter tidak boleh dibiarkan.

"Suporter itu harus bisa pulang ke rumah dengan selamat," tegas Erick saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Selain memastikan koordinasi dengan kepolisian, Erick meminta agar penyelidikan mengungkap latar belakang insiden tersebut. Aparat diharapkan dapat memastikan apakah kasus itu merupakan tindak pidana murni atau berkaitan dengan persaingan antarsuporter.

PSSI menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku menjadi bagian penting untuk mencegah kejadian serupa terulang. Pengusutan yang transparan juga dibutuhkan agar fakta di balik meninggalnya korban dapat diketahui secara jelas.

Pertandingan Selanjutnya
Liga 1 Liga 1 | 1 November 2026
Persib Bandung Persib Bandung
15:30 WIB
Isenmulang FC Isenmulang FC

Kekerasan Coreng Momentum Positif Sepak Bola Indonesia

Kekerasan Coreng Momentum Positif Sepak Bola Indonesia

Presiden FIFA, Gianni Infantino (kanan) ditemani Menpora RI, Erick Thohir menghadap ke Presiden RI, Prabowo Subianto (c) Dok. Sekretariat Negara

Erick menyayangkan insiden tersebut karena terjadi ketika sepak bola Indonesia tengah berupaya membangun iklim kompetisi yang lebih positif. Menurut data yang disampaikan, keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu momentum yang seharusnya memperkuat kebanggaan bersama terhadap sepak bola nasional.

Prestasi Timnas Indonesia menunjukkan bahwa sepak bola dapat menjadi sarana pemersatu masyarakat melalui dukungan yang damai dan penuh kebanggaan. Namun, kekerasan terhadap suporter justru mengancam nilai kebersamaan yang seharusnya tumbuh di tengah kompetisi.

Untuk mencegah kejadian serupa, koordinasi antara klub, panitia pelaksana, komunitas suporter, dan kepolisian perlu diperkuat. Pengamanan pertandingan juga harus mencakup perhatian terhadap keselamatan suporter saat datang maupun ketika meninggalkan stadion.

Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan