FOLLOW US:


FIFA Juga Ikut Berduka Cita Atas Meninggalnya Choirul Huda

16-10-2017 17:15

 | Choirul Huda

FIFA Juga Ikut Berduka Cita Atas Meninggalnya Choirul Huda
Choirul Huda © Persela Lamongan

Bola.net - Federasi Sepakbola Internasional, FIFA ikut menyatakan rasa belasungkawa atas meninggalnya kiper Persela Lamongan, Choirul Huda.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Huda meninggal setelah mengalami benturan di pertandingan melawan Semen Padang. Benturan yang dialaminya tersebut terjadi dengan rekan satu timnya sendiri, Ramon Rodgrigues.

Kiper berusia 38 tahun tersebut sempat dilarikan ke Rumah Sakit dr. Soegiri, Lamongan. Sayangnya setelah berusaha keras selama satu jam, tim dokter tak bisa menyelamatkan nyawa Huda.

Huda sendiri disebut mengalami trauma kepala, leher dan dada dan mengalami hypoxia (kkeadaan ketika jaringan tubuh kekurangan oksigen). Almarhum dinyatakan meninggal pada pukul 17.15 WIB.

Meninggalnya Huda kemudian langsung diiringi oleh sejumlah ucapan duka dari berbagai pihak. Mulai dari rekan, suporter, hingga pemain dan klub-klub lain di tanah air.

Bahkan, bintang Manchester United asal Prancis Paul Pogba juga sempat mengucapkan rasa bela sungkawanya terhadap Huda. Demikian pula dengan induk organisasi sepakbola dunia, FIFA.

Ucapan duka cita itu mereka sampaikan melalui akun Twitter mereka, tak lama setelah Huda dinyatakan meninggal dunia Minggu petang WIB.

"Ucapan belasungkawa tulus kami kepada keluarga, teman dan rekan satu tim dari Choirul Huda."

Tak hanya sekali, FIFA juga kembali memposting cuitan terkait Huda pada Senin (16/10) petang WIB. Kali ini mereka juga mengunggah tiga foto yakni saat almarhum Huda berjalan masuk lapangan jelang lawan Semen Padang, lalu saat jenazah berada di dalam ambulan dan saat disholatkan oleh ratusan orang di masjid, di mana salah satunya adalah wasit Thoriq Alkatiri.

"Rekan-rekan satu tim dan orang-orang terkasih meratapi wafatnya kiper Indonesia Choirul Huda, yang meninggal setelah bertabrakan pada pertengahan pertandingan. Beristirahatlah dengan damai."