
Bola.net - Persebaya Surabaya gagal menutup kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dengan manis. Tim Kota Pahlawan dikalahkan Borneo FC di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Rabu (30/03/2022) malam.
Laga pekan ke-34 tersebut berakhir dengan kedudukan 1-2. Gol Borneo FC dicetak Wawan Febrianto dan Francisco Torres, sementara Persebaya membalas melalui Taisei Marukawa.
Pelatih Persebaya, Aji Santoso sedikit kecewa dengan hasil tersebut. Sebab timnya gagal menutup perjalanan di kompetisi BRI Liga 1 dengan kemenangan.
"Di akhir kompetisi, kurang happy ending, kami kalah," kata Aji Santoso dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
"Tapi saya lihat memang permainan anak-anak tadi sedikit tidak seperti biasanya. Menurut saya agak sedikit antiklimaks," sambungnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Penyebab Kekalahan
Menurut Aji, ada beberapa faktor yang membuat Persebaya kalah dari Borneo FC. Mulai dari absennya sejumlah pilar hingga jadwal pertandingan yang berpengaruh.
"Tidak bermainnya (Ricky) Kambuaya, Alwi (Slamat), terus dengan keluarnya Samsul (Arif), kami tidak punya striker. Akhirnya menambah ketumpulan di lini depan," Aji menambahkan.
Persebaya juga kebobolan terlalu cepat akibat kesalahan sendiri. Di sisi lain, Persebaya juga tidak mampu memaksimalkan sejumlah peluang karena finishing yang kurang sempurna.
Terdampak Hasil Bhayangkara
Terkait jadwal, Aji mengakui bahwa itu berdampak karena pertandingan tiga tim papan atas tidak digelar bersamaan. Bhayangkara FC bermain lebih dulu dan hasilnya berpengaruh terhadap Persebaya.
"Pasti sedikit banyak ada pengaruhnya ketika pertandingan yang pertama Bhayangkara memenangkan pertandingan yang akhirnya dia mengunci di posisi tiga," jelas Aji.
Padahal, dia sudah mewanti-wanti kepada anak asuhnya untuk tidak memikirkan hasil pertandingan Bhayangkara FC. Namun, mereka terbawa situasi dan akhirnya kalah.
Kesalahan Sendiri
Hal senada diungkapkan oleh bek Persebaya, Rizky Ridho. Dia mengatakan bahwa kekalahan tersebut sepenuhnya merupakan kesalahan pemain.
"Itu memang kelemahan kami sendiri, terjadinya gol akibat kesalahan kami sendiri, kelengahan kami sendiri di area pertahanan," terang Rizky Ridho.
Persebaya, kata dia, sebenarnya berupaya mengejar di babak kedua. Tapi, tetap kesulitan karena lawan bermain bertahan.
(Bola.net/Mustopa Elabdy)
Baca juga:
- Hasil BRI Liga 1: Borneo Paksa Persebaya Telan Kekalahan di Laga Pamungkas
- Para Pemain dan Pelatih Terbaik BRI Liga 1 2021/22 Pekan ke-33: Dikuasai Persebaya
- BRI Liga 1: Jadi Pelatih Lokal Terbaik, Begini Komentar Aji Santoso
- BRI Liga 1: Cara Persebaya Tambah Motivasi Pemain Selama di Bali
- BRI Liga 1: Persebaya Ingin Akhiri Kompetisi dengan Manis
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 22:35Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 14:54Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 13:49 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 09:00Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 7 Maret 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:49 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:38 -
Liga Italia 8 Maret 2026 05:23 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 05:05 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 04:58
MOST VIEWED
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
- Tegas! Viking Pilih Jaga Jarak dengan Bonek, Istirahatkan Slogan Viking-Bonek Satu Hati
- Hasil Arema FC vs Bali United: Drama 7 Gol dan 2 'Bunuh Diri' di Stadion Kanjuruhan
- Ketika Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan dan Berujung Denda Rp50 Juta untuk Persita Tangerang
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524217/original/075495900_1772923142-Banjir_di_Kota_Tangerang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524099/original/013428400_1772891139-IMG_5937_1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524216/original/062706800_1772922309-Gempa_guncang_Bengkulu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487427/original/084822600_1769664735-Screenshot_2026-01-29_122027.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524190/original/093158000_1772919228-Vidi_Aldiano.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)

