
Peluang pertama Persegres hadir di menit pertama lewat Yusuf Effendi. Tapi sepakannya hanya menghasilkan sepak pojok. Selang lima menit, Persela membalas dari sontekan Jusmadi setelah memanfaatkan free kick Edy Gunawan. Akan tetapi bola bisa diamankan M. Irfan, kiper Persegres. Hingga 15 menit babak pertama berjalan, Persela lebih mendominasi pertandingan.
Dua winger Persela, Zulvin Zamrun dan Edy Gunawan tampil dominan hingga setengah jam babak pertama berjalan. Melalui aksi keduanya lah serangan Laskar Joko Tingkir bermula. Lewat tembakan spekulasi Yusuf Effendi dari luar kotak penalti di menit ke-31, Persegres mencuri satu gol di Stadion Surajaya. Persela tertinggal 0-1.
Keunggulan satu bola membuat Persegres semakin berani masuk ke pertahanan Persela. Peluang kembali mereka peroleh dari tendangan Oh In-Kyun menit ke-35. Kali ini arah bola melebar. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Persegres masih tetap bertahan.
Paruh kedua dibuka dengan dua peluang Yusuf Effendi yang gagal menjebol gawang Choirul Huda. Striker asal Lebanon, Mohammad Kdouh menjadi titik lemah Persela. Pemain bernomor punggung 10 ini kurang berkontribusi ke tim. Akibatnya, Herman Dzumafo harus bekerja sendirian di lini depan.
Pada menit ke-57, Kdouh akhirnya ditarik keluar untuk digantikan Dendy Sulistyawan. Persegres kembali mengancam gawang Persela di menit ke-58 lewat tendangan bebas Oh In-Kyun. Beruntung bola berhasil ditepis Choirul Huda. Eki Taufik coba membongkar pertahanan Persela lewat aksi solo run-nya. Hanya saja tembakan Eki terbaca kiper Sandy Firmansyah.
Yusuf Effendi kembali mengancam pertahanan Persela di menit ke-67. Kali ini bola tepat ditangkapan Huda. Peluang emas kembali diperoleh Persegres menit ke-72. Sayang, sontekan Mbamba hanya melebar di kanan gawang Persela. Selang beberapa detik, giliran Persela yang mendapat kans. Akan tetapi tembakan Edy Gunawan terlalu mudah bagi kiper Sandy.
Laskar Joko Tingkir kembali menciptakan peluang lewat free kick Adelmund menit ke-78. Sayang bola dapat diblok kiper Sandy. Upaya Persela untuk mengejar ketertinggalan belum membuahkan hasil hingga menit ke-85. Penyelesaian akhir yang lemah, menjadi penyakit yang menyebabkan anak-anak Lamongan melempem.
Selain itu, skema serangan Persela juga monoton. Mereka cenderung mengandalkan crossing para pemain sayap, seperti Zulvin dan Edy Gunawan. Menjelang laga usai, In-Kyun masih bisa mengamcam gawang Huda melalui tendangan spekulasinya. Kali ini bola membentur mistar gawang. Skor 1-0 untuk kemenangan Persegres bertahan hingga peluit panjang. (faw/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 26 September 2025 02:46Jadwal Lengkap Pegadaian Championship 2025/2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
