
Bola.net - Strategi 'Kulo Nuwun'. Itulah yang akan diterapkan Perseru Serui untuk menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (20/4) sore nanti. Artinya, Perseru akan lebih sabar menunggu kemudian melakukan serangan balik.
Menurut asisten pelatih Perseru, Robby Maruanaya, timnya akan belajar menjadi tamu yang baik. "Kami akan bermain dengan baik. Karena kita tahu Persebaya tim dipenuhi bintang," terang Robby, sebelum pertandingan.
"Kita akan pakai ilmu Orang Jawa saja, yaitu kulo nuwun. Jadi nanti kita ketok dulu pintunya, kalau dibuka, baru kita masuk. Kalau sudah terbuka, baru kita akan serang," jabar pria berbadan subur ini.
Robby mengingatkan agar pemain Perseru lebih sabar saat menghadapi Persebaya. Apalagi pasukan Rahmad Darmawan diprediksi akan bermain agresif untuk mengejar kemenangan."Kita harus main fight. Tidak boleh ada yang main santai hadapi tim besar," lanjut Robby.
Sementara itu, menurut asisten pelatih Tony Ho, pemain Persebaya sudah melupakan kekalahan 1-2 atas Persipura, Selasa (15/4) lalu. "Sebagai profesional, mereka tahu apa yang harus dikerjakan. Kalau ingat pertandingan lalu, tak akan maksimal di pertandingan berikutnya. Saya rasa mereka paham dan mereka siap untuk pertandingan nanti," tutup Tony. (faw/hsw)
Menurut asisten pelatih Perseru, Robby Maruanaya, timnya akan belajar menjadi tamu yang baik. "Kami akan bermain dengan baik. Karena kita tahu Persebaya tim dipenuhi bintang," terang Robby, sebelum pertandingan.
"Kita akan pakai ilmu Orang Jawa saja, yaitu kulo nuwun. Jadi nanti kita ketok dulu pintunya, kalau dibuka, baru kita masuk. Kalau sudah terbuka, baru kita akan serang," jabar pria berbadan subur ini.
Robby mengingatkan agar pemain Perseru lebih sabar saat menghadapi Persebaya. Apalagi pasukan Rahmad Darmawan diprediksi akan bermain agresif untuk mengejar kemenangan."Kita harus main fight. Tidak boleh ada yang main santai hadapi tim besar," lanjut Robby.
Sementara itu, menurut asisten pelatih Tony Ho, pemain Persebaya sudah melupakan kekalahan 1-2 atas Persipura, Selasa (15/4) lalu. "Sebagai profesional, mereka tahu apa yang harus dikerjakan. Kalau ingat pertandingan lalu, tak akan maksimal di pertandingan berikutnya. Saya rasa mereka paham dan mereka siap untuk pertandingan nanti," tutup Tony. (faw/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:44Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:23Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:09Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
