
Bola.net - Direktur teknik Timnas Indonesia, Indra Sjafri, punya pandangan tersendiri ihwal nasionalisme dan sepak bola. Menurut Indra Sjafri, sepak bola menjadi alat untuk membangkitkan nasionalis.
"Dulu sepak bola digunakan bangsa ini untuk mempersatukan atau membuat rasa nasionalisme kita itu betul-betul muncul," ujar Indra Sjafri dalam kanal YouTube CakNun.com.
"Tetapi, lama kelamaan terdegradasi dibungkus dengan industri sepak bola, akhirnya orang melupakan bahwa sepak bola itu adalah nasionalisme. Atas izin Allah, saya membuktikannya bersama Timnas Indonesia U-19," lanjutnya.
Pria kelahiran Batang Kapas, Sumatra Barat, itu mengawali kariernya sebagai pelatih pada 2011. Dia dipercaya menangani Timnas Indonesia U-16 untuk tampil pada kualifikasi Piala Asia 2012 di Thailand pada September 2011.
Namun, Tim Garuda Muda gagal lolos ke putaran final. Tergabung di Grup G, Timnas Indonesia U-16 hanya mampu menghuni peringkat ketiga dengan poin sembilan hasil dari tiga kemenangan dan dua kali kalah.
Proses Seleksi Tak Jelas
Kegagalan Timnas Indonesia U-16 berlaga di Piala Asia 2012 tidak lepas dari buruknya proses seleksi pemain. Indra Sjafri menyebut ketika itu parameter dalam seleksi pemain tidak jelas karena hanya didominasi pemain yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya.
"Ketika di awal melatih timnas pada 2011, saya gagal. Tetapi, saya tidak dipecat, mungkin itu takdir dan keberkahan untuk saya. Awalnya, tim nasional itu terdiri dari pemain-pemain yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya," kata Indra Sjafri.
"Dari 56 pemain yang diberikan kepada saya pada Februari 2011, hampir 90 persen adalah anak-anak dari Jakarta dan sekitarnya. Tidak jelas parameter pemilihan pemain karena sama sekali tidak berdasarkan level dunia, Asia, bahkan Asia Tenggara."
"Hanya dua dari 56 itu yang lanjut menjalani karier di sepak bola, yaitu Hargianto dan Bagas Adi," tutur mantan pelatih Bali United tersebut.
Melakukan Blusukan
Kegagalan pada kualifikasi Piala Asia U-16 2012 membuat Indra Sjafri melakukan evaluasi. Dia akhirnya melakukan blusukan ke-34 provinsi di Tanah Air untuk menemukan bakat-bakat pesepak bola muda Indonesia.
Indra Sjafri berhasil mendapatkan pemain-pemain berkualitas yang berasal dari penjuru Indonesia. Mulai Zulfiandi (Aceh), Hendra Sandi (Aceh), Paulo Sitanggang (Sumatra Utara), Hansamu Yama (Jawa Timur), Evan Dimas (Jawa Timur), hingga Ilham Udin Armaiyn (Ternate).
Berkat tangan dingin Indra Sjafri, nama-nama tersebut menjadi tumpuan Timnas Indonesia U-19. Menerapkan gaya bermain Pepepa (umpan pendek-pendek-panjang), Tim Garuda Muda berhasil menjuarai Piala AFF U-19 2013.
"Setelah saya melakukan evaluasi, di situ saya merasa ada yang tidak benar. Masak tim sepak bola Indonesia hanya dari Jakarta dan sekitarnya, itu tidak memperlihatkan ke Indonesiaan," ucap Indra Sjafri.
"Saya akhirnya blusukan dari Sabang sampai Merauke ke-34 provinsi, hingga akhirnya terbentuk Evan Dimas Cs. Itu benar-benar menunjukkan ke Indonesiaan karena ada pemain dari Aceh hingga Papua," jelasnya.
"Memang tidak mewakili semua provinsi, tetapi ada keadilan dalam pembentukan tim, ada kejujuran dan parameter nya jelas. Hingga akhirnya timnas yang saya bentuk berhasil menjadi juara," lanjutnya.
Disadur dari Bola.com: Rizki Hidayat, 26 Agustus 2021
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Persita di BRI Liga 1: Musim Baru, Jersey Lama
- BRI Liga 1: Berstatus Los Galacticos, 5 Klub Ini Mampu Juara Nggak ya?
- BRI Liga 1: Semi Karantina untuk Bali United dan Persik, Pemain Tidak Boleh Kelayapan
- Cedera Satria Tama di Luar Nalar Pelatih Kiper Persebaya
- Persebaya Akan Gelar Tes Fisik Sebelum Terjun di BRI Liga 1
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 06:07Arsenal Serius Incar Bruno Guimaraes, Siapkan Tawaran Rp 1,6 Triliun
-
Liga Italia 24 Juli 2026 05:14Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 05:00Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 01:00Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
BERITA LAINNYA
-
indonesia 23 Juli 2026 15:31Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
-
indonesia 23 Juli 2026 11:00Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
SOROT
-
Liputan6 24 Juli 2026 06:00Kabar Bahagia Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus
-
Liputan6 24 Juli 2026 01:09Tak Terima Diputus, Pria di Pati Bacok Mantan Kekasih
-
Liputan6 23 Juli 2026 23:43Polisi Ditikam Saat Kawal Mediasi Kasus di Rumah Kepala Desa
-
Liputan6 23 Juli 2026 23:16Momen Mentan Bantu Korban Kecelakaan hingga Telat Rapat dengan Prabowo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3642511/original/087961000_1637727628-pexels-photo-3585088.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306025/original/092003100_1784830178-IMG-20260723-WA0127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306002/original/020394900_1784825028-IMG_1190.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305997/original/091903700_1784823366-89568794-B5E5-4F02-BDC2-9CE57EBB9058.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305993/original/036458400_1784821760-IMG_6032.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305984/original/092121400_1784820529-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_19.46.44.jpeg)

