
Bola.net - - PSSI membeber alasan mereka terkait adanya regulasi pembatasan usia pemain di Liga 1 dan Liga 2. Menurut federasi sepakbola Indonesia ini, pembatasan usia tersebut merupakan upaya percepatan regenerasi.
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono memahami bahwa kebijakan PSSI ini menimbulkan sejumlah reaksi kontra. Namun, ia menegaskan bahwa niatan PSSI tersebut murni demi kebaikan sepakbola Indonesia.
"PSSI melakukan regenerasi dengan cepat. Ini tak mudah dan cepat. Karenanya, upaya ini perlu pengorbanan," ujar Joko.
Menurut Joko, ia tak bisa menyalahkan adanya reaksi negatif pada regulasi ini. Pasalnya, pembatasan ini bakal berimbas langsung pada para pemain.
"Kami paham karena ini berkaitan dengan kesempatan kerja. Namun, please, PSSI juga butuh support kita semua," tuturnya.
Sebelumnya, PSSI menggariskan regulasi terkait pembatasan usia pemain yang ada di Liga 1 dan Liga 2. Di Liga 1, sebuah klub hanya boleh mengontrak maksimal dua pemain berusia di atas 35 tahun. Sementara, di Liga 2, klub hanya boleh mengontrak maksimal lima pemain berusia di atas 25 tahun.
Sejumlah reaksi bermunculan terkait adanya pembatasan usia ini. Reaksi paling keras datang dari kalangan pemain sendiri. Sejumlah pernyataan keras dan sindiran mereka lontarkan, baik melalui media maupun akun media sosial mereka.
Sementara itu, pembatasan usia ini mendapat sorotan dari Save Our Soccer (SOS). Lembaga pemantau tata kelola sepakbola Indonesia ini menilai regulasi tersebut tak lazim.
Koordinator SOS, Akmal Marhali, menilai sepakbola professional tidak melihat umur, melainkan kualitas pemain. Pemain tua, menurutnya, dengan sendirinya akan berguguran bila kualitasnya sudah tak mampu bersaing.
"Pembatasan umur maksimal pemain sepak bola ini melanggar Hak Azasi Manusia (HAM)," tandas Akmal.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 02:31Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 02:10Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 02:01Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
BERITA LAINNYA
-
indonesia 19 Juni 2026 16:45Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juni 2026 02:00Brian Brobbey Tenggelamkan Duet Striker Swedia Bernilai Rp 4,3 Triliun
-
Liputan6 20 Juni 2026 14:19Isi Percakapan di Telepon Genggam Sony Sonjaya yang Dibongkar Jaksa
-
Liputan6 20 Juni 2026 07:55Prabowo Dorong Akademi Olahraga, Bina Calon Atlet Sejak Usia 8 Tahun
-
Liputan6 19 Juni 2026 23:50Kesaksian Warga Sebelum Istri Tewas Dicekik Suami
-
Liputan6 19 Juni 2026 22:48Pimpinan DPR Janji Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti
MOST VIEWED
Gebrakan Persebaya untuk Super League 2026/2027: Boyong 5 Pemain Lokal Sekaligus, Termasuk 2 Berlabel Timnas Indonesia
Shin Tae-yong Pasang Standar Tinggi di Persija: Pemain Bintang Bisa Tersingkir Jika Tak Mau Berkorban
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
ASEAN Club Championship Bakal jadi Ujian Sejauh Mana Level Persib Bandung
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263735/original/044427600_1781976562-063_2282511714.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261730/original/044268900_1781756195-IMG_3586.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263328/original/010998600_1781883632-40d61759-e5b4-4164-b814-01ba8afee642.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263345/original/081855100_1781887842-IMG_20260619_205520.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263286/original/078037600_1781877229-IMG_4038.jpeg)
