FOLLOW US:


Ini Pendapat Arema Soal PR Kepengurusan PSSI Anyar

04-11-2019 22:00

 | Serafin Unus Pasi

Ini Pendapat Arema Soal PR Kepengurusan PSSI Anyar
Mochamad Iriawan (keempat dari kanan) di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (4/11/2019). © Fitri Apriani

Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal pekerjaan rumah yang harus lekas dikerjakan oleh kepengurusan PSSI periode 2019-2023, yang baru terpilih pada akhir pekan lalu. Menurut klub berlogo singa mengepal tersebut, ada hal yang harus menjadi fokus dan prioritas PSSI.

"Karena saya dari klub, permasalahan terbesar bagi kami saat ini adalah soal jadwal," ucap General Manager Arema, Ruddy Widodo.

"Kami paham, skedul seperti ini kan karena ada agenda politik Pilpres lalu. Kami harap, tahun depan, hal seperti ini tak lagi terjadi," sambungnya.

Menurut Ruddy, permasalahan jadwal tak sekadar berpengaruh pada klub. Bahkan, performa tim nasional pun terpengaruh permasalahan jadwal ini.

"Jadwal seperti ini membuat banyak pemain tumbang. Walhasil, tim nasional pun terdampak hal ini," tutur manajer 48 tahun tersebut.

Sebelumnya, M. Iriawan dipastikan terpilih sebagai Ketua Umum PSSI. Dalam pemilihan di ajang Kongres Luar Biasa, yang digelar di Jakarta, Sabtu (02/11), ia menang telak dari para pesaingnya.

Pada pemilihan ini, dari 85 voter, Iwan mendapat 82 suara. Sementara, Arif Putra Wicaksono dan para calon lainnya tak mendapat satu pun suara. Tiga suara lain dianggap tidak sah.

Pemilihan Ketua Umum ini sendiri hanya diikuti tiga calon saja. Selain Iwan Bule, ada sosok Arif Putra Wicaksono dan Rahim Soekasah. Sementara, tujuh calon lain -termasuk La Nyalla Mattalitti- sudah mengundurkan diri.

Sebagai pendamping Ketua Umum, terpilihlah Iwan Budianto dan Cucu Somantri sebagai wakil. Iwan mendapat 74 suara, sedangkan Cucu mendapat 81 suara.

Selain itu, pada ajang yang sama, terpilih juga 12 orang anggota Komite Eksekutif PSSI. Mereka adalah: Yoyok Sukawi, Dirk Soplanit, Endri Erawan, Haruna Soemitro, Hasnuryadi Sulaiman, Juni Rahman, Pieter Tanuri, Sonhadji, Ahmad Riyadh, Hasani Abdul Gani, Yunus Nusi, dan Vivin Cahyani.

Apa lagi yang harus dibenahi oleh kepengurusan anyar PSSI? Simak di bawah ini.

1 dari 1

Masalah Perizinan

Selain soal jadwal, ada hal lain yang disebut oleh manajemen Arema harus diprioritaskan oleh PSSI. Hal tersebut, menurut Ruddy, adalah soal perizinan.

"Mudah-mudahan, pada periode ini, soal perizinan bisa sinkron dengan pihak keamanan," tutur Ruddy.

"Selain itu, saya dengar dalam periode ini juga akan ada departemen khusus di PSSI yang fokus pada pembinaan suporter. Ini adalah hal yang sangat bagus," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)