
Bola.net - Insiden lima gol bunuh diri pada laga Divisi Utama antara PSS Sleman dan PSIS Semarang dinilai sebagai sebagai sebuah tindakan primitif. Pernyataan keras ini meluncur dari mantan Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo.
"Perbuatan mereka ini lazim dilakukan di zaman primitif. Ini ulah badut-badut sepakbola," ujar Tondo, pada Bola.net.
"Mungkin mereka merasa memiliki hak melakukan hal seperti ini demi menentukan nasib mereka. Namun, ulah mereka ini primitif," sambungnya dengan nada geram.
Lebih lanjut, Tondo berharap agar ulah seperti ini tak terjadi lagi. Karenanya, menurut pria yang pernah mendapat pelatihan oleh FIFA ini, harus ada penegakan hukum dari federasi.
"PSSI, melalui Komisi Disiplin, harus melakukan investigasi untuk membongkar kasus ini dan menghukum para pelakunya," dia menandaskan.
Sebelumnya, lima gol bunuh diri tercipta pada Babak Delapan Besar Grup 1 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10). Laga tersebut berakhir dengan kemenangan PSS Sleman dengan skor 3-2.
Pada laga tersebut, PSIS sempat unggul dua gol melalui gol-gol bunuh diri Agus Setyawan dan Hermawan Putra Jati. Namun, seolah ogah menang, Laskar Mahesa Jenar -julukan PSIS- membalas mencetak tiga gol bunuh diri yang memberi kemenangan pada PSS Sleman. Dua gol bunuh diri PSIS dilakukan Komaedi pada menit 90 dan 91. Sebelumnya, pada menit 89, M. Fadli membobol gawang timnya sendiri.
Dengan kekalahan ini, PSIS menempati posisi runner-up klasemen akhir Grup 1 dengan raihan 11 poin dari enam pertandingan. Mereka sukses menghindari Pusamania Borneo FC, salah satu kandidat kuat juara Divisi Utama, yang juga menjadi runner-up Grup 2. (den/pra)
"Perbuatan mereka ini lazim dilakukan di zaman primitif. Ini ulah badut-badut sepakbola," ujar Tondo, pada Bola.net.
"Mungkin mereka merasa memiliki hak melakukan hal seperti ini demi menentukan nasib mereka. Namun, ulah mereka ini primitif," sambungnya dengan nada geram.
Lebih lanjut, Tondo berharap agar ulah seperti ini tak terjadi lagi. Karenanya, menurut pria yang pernah mendapat pelatihan oleh FIFA ini, harus ada penegakan hukum dari federasi.
"PSSI, melalui Komisi Disiplin, harus melakukan investigasi untuk membongkar kasus ini dan menghukum para pelakunya," dia menandaskan.
Sebelumnya, lima gol bunuh diri tercipta pada Babak Delapan Besar Grup 1 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10). Laga tersebut berakhir dengan kemenangan PSS Sleman dengan skor 3-2.
Pada laga tersebut, PSIS sempat unggul dua gol melalui gol-gol bunuh diri Agus Setyawan dan Hermawan Putra Jati. Namun, seolah ogah menang, Laskar Mahesa Jenar -julukan PSIS- membalas mencetak tiga gol bunuh diri yang memberi kemenangan pada PSS Sleman. Dua gol bunuh diri PSIS dilakukan Komaedi pada menit 90 dan 91. Sebelumnya, pada menit 89, M. Fadli membobol gawang timnya sendiri.
Dengan kekalahan ini, PSIS menempati posisi runner-up klasemen akhir Grup 1 dengan raihan 11 poin dari enam pertandingan. Mereka sukses menghindari Pusamania Borneo FC, salah satu kandidat kuat juara Divisi Utama, yang juga menjadi runner-up Grup 2. (den/pra)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 26 September 2025 02:46
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 14:54 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 14:34 -
Otomotif 7 Maret 2026 14:19 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 13:49 -
Otomotif 7 Maret 2026 13:43 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 13:32
MOST VIEWED
- Nyesek! Baru Main 23 Menit untuk Persija di BRI Super League Musim Ini, Mauro Zijlstra Malah Alami Cedera
- Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persis 5 Maret 2026
- Hasil Semen Padang vs PSIM: Nihil Gol, Kabau Sirah Masih Terpuruk di Papan Bawah BRI Super League
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521321/original/093427500_1772686371-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-05T114830.134.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393717/original/015237000_1540615511-God-Bless4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523728/original/070959200_1772858220-WhatsApp_Image_2026-03-07_at_11.22.56_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5173831/original/051249100_1742885112-WhatsApp_Image_2025-03-25_at_13.06.23.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502683/original/001374000_1771019458-Chelsea_PialaFA.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)

