
Bola.net - Dalam lanjutan turnamen Piala Presiden, Pusamania Borneo FC (PBFC) akan melawan Gresik United pada 4 September dan menantang tuan rumah PSM Makassar.
Pelatih Kepala PBFC, Iwan Setiawan, mengakui jika tidak terlalu banyak hal yang harus diperbaiki. Namun, pihaknya menyadari minimnya ketajaman para pemain dalam mencetak gol.
Hal tersebut, dikatakan Iwan, sangat terlihat saat menghadapi Persipasi Bandung Raya (PBR). Sekalipun sukses mendulang tiga poin, namun PBFC masih harus melakukan perbaikan.
Adapun dua gol bagi Pesut Etam- julukan skuad PBFC- dalam laga tersebut, masing-masing dicetak Terens Owang Puhiri pada menit kedelapan dan Jajang Mulyana pada menit ke-52.
"Banyak peluang yang terbuang, terhitung ada tujuh sampai delapan peluang. Tapi kami bersyukur karena PBFC lebih fokus dan tetap bisa memaksimalkan peluang yang ada serta memaksimalkan kelemahan PBR," ungkap Iwan Setiawan.
Dikatakannya lagi, hal tersebut benar-benar menjadi persoalan lantaran sebelumnya juga tidak dimaksimalkan. Nyaris sama seperti kontestan lainnya, PBFC mengaku tidak memiliki waktu persiapan yang ideal.
"Sisa waktu yang ada akan kami maksimalkan untuk memperbaikinya. Kalau fisik, masih baik karena tidak terlalu drop," pungkasnya. (esa/dzi)
Pelatih Kepala PBFC, Iwan Setiawan, mengakui jika tidak terlalu banyak hal yang harus diperbaiki. Namun, pihaknya menyadari minimnya ketajaman para pemain dalam mencetak gol.
Hal tersebut, dikatakan Iwan, sangat terlihat saat menghadapi Persipasi Bandung Raya (PBR). Sekalipun sukses mendulang tiga poin, namun PBFC masih harus melakukan perbaikan.
Adapun dua gol bagi Pesut Etam- julukan skuad PBFC- dalam laga tersebut, masing-masing dicetak Terens Owang Puhiri pada menit kedelapan dan Jajang Mulyana pada menit ke-52.
"Banyak peluang yang terbuang, terhitung ada tujuh sampai delapan peluang. Tapi kami bersyukur karena PBFC lebih fokus dan tetap bisa memaksimalkan peluang yang ada serta memaksimalkan kelemahan PBR," ungkap Iwan Setiawan.
Dikatakannya lagi, hal tersebut benar-benar menjadi persoalan lantaran sebelumnya juga tidak dimaksimalkan. Nyaris sama seperti kontestan lainnya, PBFC mengaku tidak memiliki waktu persiapan yang ideal.
"Sisa waktu yang ada akan kami maksimalkan untuk memperbaikinya. Kalau fisik, masih baik karena tidak terlalu drop," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 April 2026 16:11Ole Romeny dan Oxford United Degradasi Karena Ikut Piala Presiden 2025?
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 7 Juni 2026 11:43Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
-
Bulu Tangkis 7 Juni 2026 11:42Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
