
Bola.net - Ada banyak mantan pemain di kompetisi sepak bola Indonesia yang menjadi pelatih. Bahkan sebagian dari mereka yang berhasil meraih berprestasi bersama timnya ketika masih aktif bermain.
Sejak era Perserikatan bergulir pada 1931 dan kemudian sempat diwarnai dengan kehadiran Galatama pada akhir 1980an hingga awal 1990an, sepak bola Indonesia kemudian mulai menjadi profesional dengan tajuk Liga Indonesia pada musim 1994/1995, di mana saat itu Persib Bandung menjadi juara pada musim perdana.
Perkembangan kompetisi sepak bola di Indonesia perlahan menjadi lebih baik. Level kompetisi pun berubah dengan hadirnya Liga Super Indonesia pada 2008. Sejak era inilah hingga kini bertajuk Liga 1, banyak pelatih sepak bola Indonesia muncul setelah pensiun sebagai pemain.
Widodo Cahyono Putro misalnya. Mantan pemain Petrokimia Putra ini pernah menjadi juara Liga Indonesia bersama Persija Jakarta pada 2001. Kini Widodo merupakan pelatih Persita Tangerang dan sempat menangani Bali United.
Kemudian juga ada Nilmaizar yang menjadi pemain Semen Padang di era Galatama hingga Liga Indonesia dan kemudian menjadi pelatih Kabau Sirah pada Indonesia Premier League 2011-2012. Kini ia menangani Persela Lamongan di Liga 1 2020.
Itu hanya sebagian contoh para pemain sepak bola di kompetisi sepak bola Indonesia yang kini menjadi pelatih. Berikut ini lima pelatih top di Indonesia yang pernah tampil luar biasa dan menjadi andalan timnya saat masih aktif bermain, termasuk membawa tim yang dibelanya menjadi juara.
Djadjang Nurdjaman
Djadjang Nurdjaman mengawali kariernya sebagai pesepak bola bersama klub Galatama, Sari Bumi Raya, yang bermarkas di Bandung pada 1979. Ia juga sempat bergabung dengan klub Galatama asal Medan, Mercu Buana Medan, pada 1982.
Djadjang Nurdjaman baru bergabung bersama Persib Bandung pada 1985. Bersama Maung Bandung, Djadjang berhasil mempersembahkan tiga trofi juara, yaitu pada Perserikatan 1986, 1989-1990, dan 1993-1994, di mana yang terakhir juga merupakan musim terakhir era Perserikatan.
Berakhirnya era Perserikatan menjadi akhir dari karier Djadjang Nurdjaman sebagai pemain. Ia kemudian menjadi asisten pelatih Persib yang ditangani Indra Thohir. Pelatih yang kini akrab disapa Djanur itu pun membantu Persib meraih gelar juara Liga Indonesia musim pertama, yaitu pada 1994-1995.
Perjalanan Djanur di awal dunia kepelatihan dengan menjadi caretaker Persib Bandung pada 2007-2008. Ia juga sempat menjadi caretaker Pelita Jaya pada 2011 sebelum kembali ke Persib pada musim 2012.
Bersama Persib Bandung, Djanur yang sudah menjadi pelatih kepala berhasil mempersembahkan gelar juara Indonesia super League 2014 dan Piala Presiden 2015.
Setelah itu, Djanur meneruskan karier ke PSMS Medan dan membawa tim berjulukan Ayam Kinantan itu menjadi runner-up Liga 2 2017 dan promosi ke Liga 1. Ia sempat membawa Persebaya Surabaya menjadi runner-up Piala Presiden 2019.
Kini Djanur menjadi pelatih Barito Putera sejak 2019.
Jacksen Tiago
Jacksen Ferreira Tiago, adalah pelatih top di sepak bola Indonesia dengan prestasinya membawa Persebaya Surabaya dan Persipura Jayapura menjadi juara. Namun, sebelum itu, Jacksen merupakan pemain asing yang tampil cemerlang di era Liga Indoesia.
Ia merasakan era Liga Indonesia sejak musim pertama. Bergabung bersama Petrokimia Putra, Jacksen membawa timnya menjadi runner-up Liga Indonesia musim pertama. Setelah itu ia sempat bergabung dengan PSM Makassar sebelum akhirnya bermain untuk Persebaya Surabaya pada 1996 hingga 1998.
Jacksen Tiago menjadi mesin gol Persebaya saat itu. Ia pun turut andil besar membawa Green Force menjadi juara Liga Indonesia 1996-1997 dan menjadi pemain terbaik pada musim itu.
Sempat menjajal kompetisi China dan Singapura, Jacksen kembali membela Persebaya pada 1999. Ia kemudian mengakhiri kariernya sebagai pelatih bersama Petrokimia Putra pada 2001.
Jacksen kemudian melanjutkan karier sebagai pelatih di Indonesia. Ia membawa Persebaya Surabaya menjuarai Divisi Satu Liga Indonesia 2003. Kemudian ia membawa Persebaya menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia pada 2004.
Sempat menjajal peruntungan bersama Persita Tangerang, Persiter Ternate, Mitra Kukar, dan Persitara Jakarta Utara, Jacksen kemudian menangani Persipura Jayapura yang tampil di Indonesia Super League 2008.
Bersama Mutiara Hitam, Jacksen Tiago berhasil tiga kali merasakan gelar juara ISL, yaitu pada musim 2008-2009, 2010-2011, dan 2012-2013. Dalam kesempatan ketiga menjadi juara, Jacksen juga terpilih menjadi pelatih terbaik.
Setelah itu, Jacksen sempat mendapatkan kesempatan untuk menangani Timnas Indonesia walau sesaat. Ketika sepak bola Indonesia dalam masa konflik kepengurusan PSSI hingga berakhir sanksi dari FIFA, Jacksen berkarier di Malaysia bersama Penang FA.
Pelatih asal Brasil itu baru kembali ke Indonesia pada era Liga 1. Ia menangani Barito Putera pada Liga 1 2017 hingga pertengahan Liga 1 2019. Ia mundur dari Barito Putera dan tak lama kembali menerima pinangan dari Persipura Jayapura hingga saat ini.
Aji Santoso
Aji Santoso merupakan langganan Timnas Indonesia ketika masih aktif bermain. Hal itu tak lepas dari kiprahnya yang baik di level klub. Aji Santoso merupakan pemain Arema Malang pada kompetisi Galatama. Ia membawa Arema menjadi juara Galatama 1992-1993.
Kemudian Aji Santoso meninggalkan Arema dan bergabung bersama Persebaya Surabaya pada 1995. Bersama Bajul Ijo, Aji Santoso juga berhasil menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia 1996-1997.
Setelah itu, PSM Makassar menjadi klub ketiga yang dibela Aji. Bergabung bersama PSM pada 1999, Aji Santoso ikut andil membawa Juku Eja menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia 1999-2000. Aji Santoso kemudian mengakhiri karier bersama Persela Lamongan.
Setelah itu Aji Santoso menjadi pelatih dan memulainya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 dan sempat menangani tim PON Jatim. Ia cukup sering berganti klub saat menjadi pelatih, seperti Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Persisam Putra Samarinda, Persema Malang, Arema FC, Persela Lamongan, PSIM Yogyakarta, hingga kini kembali ke Persebaya.
Ia juga sempat mendapatkan kepercayaan menjadi pelatih Timnas Indonesia U-23 dan juga menjadi caretaker pelatih Timnas Indonesia senior.
Sebagai pelatih, Aji Santoso pernah membawa Persebaya Surabaya menjuarai Liga Primer Indonesia 2011. Ia juga membawa Arema FC menjuarai Piala Presiden 2017. Dan yang terbaru membawa Persebaya menyelesaikan Liga 1 2019 sebagai runner-up.
Rahmad Darmawan
Rahmad Darmawan merupakan seorang pelatih yang memiliki karier yang lebih beragam ketimbang saat masih aktif bermain. Pelatih yang karib disapa RD ini merupakan mantan pemain Persija Jakarta, ATM FA di Malaysia, dan Persikota Tangerang.
Secara total kariernya sebagai pemain sepak bola berjalan selama 12 tahun, mulai dari 1986 bersama Persija Jakarta dan berakhir pada 1998 bersama Persikota Tangerang.
Meski tidak meraih gelar juara di level tertinggi sepak bola Indonesia pada zamannya, RD membantu Persikota meraih dua gelar juara. Pertama adalah ketika menjuarai Divisi Dua Liga Indonesia 1996. Promosi ke Divisi Satu Liga Indonesia, Persikota langsung juara lagi pada musim 1997.
Namun, pada 2008 RD memilih untuk mengakhiri kariernya sebagai pemain dan mulai aktif melatih. Ia mengawalinya sebagai asisten pelatih Persikota yang kemudian naik menjadi pelatih kepala.
Dalam kariernya sebagai pelatih yang menangani cukup banyak tim, RD berhasil membawa Persipura Jayapura menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia 2005, di mana itu gelar juara yang diraihnya pertama kali sebagai pelatih.
Kemudian sempat menangani Persija, RD bergabung bersama Sriwijaya FC dan membawa tim tersebut meraih banyak trofi juara. RD menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia 2007-2008 dan tiga trofi Copa Indonesia yang diraihnya dalam tiga musim secara beruntun.
Sementara itu, di level tim nasional, RD adalah pelatih yang dua kali mengantarkan Timnas Indonesia U-23 meraih medali perak SEA Games, yaitu pada 2011 dan 2013.
Kini RD menangani Madura United di Liga 1 2020, setelah sempat menangani Sriwijaya FC, Mitra Kukar, dan Tira Persikabo.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 6 Agustus 2020
Baca Juga:
- Sinyo Aliandoe dan Pelatih-pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Tenar Sebagai Pemain
- Daftar Lengkap Gaji Skuad MU, Bruno Fernandes di Peringkat Berapa?
- Termasuk Jadon Sancho, Ini 7 Properti Panas di Bursa Transfer Musim Panas 2020
- Deretan Pelatih Dunia yang Pernah Menantang Timnas Indonesia dan Klub Tanah Air
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:52Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:47Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:37Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 September 2026 05:15Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
-
Liga Italia 7 September 2026 04:34Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
-
Liga Italia 7 September 2026 04:25Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:27Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
-
Liga Italia 6 September 2026 23:59Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 September 2026 21:04Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
-
indonesia 6 September 2026 21:01Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
-
indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
indonesia 6 September 2026 14:30Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Hasil BRI Super League: Debut Resmi Shin Tae Yong Berbuah Manis, Persija Tekuk Borneo FC
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
