
Bola.net - Padatnya jadwal kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 membawa risiko bagi kondisi para pemain. Mereka rentan terkena cedera.
Sport Therapist Arema FC, David Setiawan, menyebut bahwa ada sejumlah cedera yang mungkin terjadi sebagai buah dari mepetnya jadwal pertandingan yang harus dilakoni. Yang paling mungkin, sambung alumnus Universitas Negeri Yogyakarta tersebut, adalah cedera hamstring.
"Yang paling rentan untuk cedera adalah hamstring," ucap David, pada Bola.net.
"Selain itu juga ada cedera betis dan quadriceps," sambungnya.
Menurut David, hamstring merupakan bagian yang paling rentan cedera karena otot yang terletak di belakang paha ini adalah otot besar. Otot ini, sambungnya, berfungsi sebagai tumpuan dan penggerak.
"Otot ini buat lari, lompat, sprint, dan sebagainya. Ini yang menjadi pemicunya," sambungnya.
Sebelumnya, lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020 ini hampir bisa dipastikan bakal berlangsung padat. Dalam lima bulan, tim-tim peserta harus menuntaskan tak kurang dari 31 pertandingan.
Untuk Arema FC sendiri, rata-rata, jeda antarpertandingan mereka 4,9 sampai 5 hari. Jeda antar pertandingan yang paling singkat adalah 4 hari. Sementara, jeda paling panjang adalah sembilan hari.
Jeda antarpertandingan Arema yang paling banyak adalah empat hari. Ada 12 pertandingan yang memiliki jeda empat hari dari pertandingan sebelumnya.
Bisa jadi, jeda selama empat hari ini cukup. Terutama jika berdasar teori bahwa istirahat minimal antarpertandingan berdurasi tiga hari. Namun, jeda empat hari ini sudah termasuk waktu perjalanan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Kiat Hindari Cedera
Lebih lanjut, David menyebut ada sejumlah kiat yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko cedera mereka di tengah padatnya jadwal. Salah satunya, sambungnya, adalah dengan memaksimalkan waktu recovery.
"Yang paling penting dengan kondisi seperti ini adalah recovery secara individual," ucap David.
"Recovery individual ini bisa dengan cara massage dan memanfaatkan waktu untuk beristirahat dengan cukup," imbuhnya.
Selain itu, menurut David, ada hal lain yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko cedera akibat jadwal kompetisi yang padat. Hal tersebut adalah memenuhi nutrisi makanan.
"Nutrisi makanan ini penting. Misal setelah protein harus banyak mengonsumsi protein. Sementara, sebelum main mengonsumsi karbohidrat," tutur David.
"Yang paling penting, pemain menjalani saran soal menu makanan dan nutrisi yag disarankan tim medis," ia menambahkan.
Siasati Latihan di Gym
Tak hanya mengandalkan recovery dan nutrisi, menurut David,
ada sejumlah latihan yang bisa dilakukan untuk meminimalisir potensi cedera. Salah satunya adalah latihan di gym.
"Latihan di gym sebetulnya sangat efektif untuk maintenance," ungkap David.
"Namun, dengan jadwal yang padat ini, latihan di gym sepertinya nggak mungkin," sambungnya.
Menurut David, dengan kondisi ini, ada siasat yang bisa ditempuh. Siasat tersebut adalah banyak memberi porsi latihan core kepada para pemain.
"Bisa juga dengan latihan prevention, yaitu latihan kekuatan dengan menggunakan beban tubuh seperti push-up, back-up, dan sebagainya," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 21 Juli 2026 21:07Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
-
Bola Indonesia 21 Juli 2026 20:59Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
-
Bola Indonesia 6 Juli 2026 19:51Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
BERITA LAINNYA
-
indonesia 22 Juli 2026 16:39Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:40Ketua Komisi III DPR ke Jampidsus Kuntadi: Tuntaskan Kasus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:30Ratusan Personel Kawal Demo di Gambir dan DPR Hari Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:43Kejagung Keluarkan Sprindik TPPU, Febrie Dipanggil soal Emas 74 Kg
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:38Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU, Usut Emas 74 Kg di Rumah Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:20Penampakan Artefak Indonesia yang Dibawa Direktur FBI saat Temui Prabowo
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:15Direktur FBI Temui Prabowo, Bawa Artefak Indonesia yang Diselundupkan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218706/original/020422100_1779096025-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571485/original/060468600_1777626565-21378.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293391/original/038831400_1783699399-pol5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304769/original/024518000_1784770063-IMG-20260723-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304768/original/016406100_1784770063-IMG-20260723-WA0009.jpg)

