
Bola.net - Milomir Seslija mengaku ada sejumlah hal yang ia benahi dari anak asuhnya jelang menghadapi Bhayangkara FC, pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Pelatih Arema FC ini mengaku akan mengasah penyelesaian akhir para pemainnya jelang pertandigan tersebut.
"Ada beberapa hal yang akan kami benahi jelang pertandingan lawan Bhayangkara. Salah satunya, penyelesaian akhir," ucap Milomir Seslija.
"Kami banyak berlatih penyelesaian akhir agar para pemain bisa lebih bagus dalam memanfaatkan peluang yang ada," sambungnya.
Arema akan menghadapi Bhayangkara pada laga pekan kesebelas mereka di Shopee Liga 1 musim 2019. Pertandingan ini bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat (26/07) mendatang.
Dalam pertandingan sebelumnya, Arema menelan kekalahan 0-1 kala bertandang ke kandang Madura United. Sejatinya, pada laga yang dihelat di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan tersebut, Arema memiliki sejumlah peluang emas. Namun, para penggawa mereka terus gagal mengubah peluang ini menjadi gol.
Apa lagi yang dibenahi Arema jelang pertandingan menghadapi Bhayangkara? Simak di bawah ini.
Benahi Final Pass
Menurut Milo, sapaan karib Milomir Seslija, timnya juga berupaya meningkatkan akurasi umpan, khususnya final pass mereka. Pelatih asal Bosnia ini mengaku bahwa timnya juga menunjukkan gagal menunjukkan akurasi final pass mereka pada laga kontra Madura United lalu.
"Kami harus membenahi final pass kami, entah itu sodoran, umpan mendatar, umpan silang, atau terobosan," kata Milo.
"Umpan ini harus sangat akurat. Dengan umpan akurat, kami bisa menghancurkan pertahanan lawan," sambungnya.
Matangkan Skema Bola Mati
Selain itu, Milo pun menyebut bahwa Arema berupaya membenahi kemampuan mereka memanfaatkan skema bola mati. Ia menyebut bahwa anak asuhnya terus digenjot untuk bisa lebih efektif memanfaatkan skenario tersebut.
"Kami akan coba. Kami selalu melakukan latihan set piece dalam setiap sesi latihan. Memang, eksekusi para pemain kami tak selamanya akurat. Namun, kami terus berusaha memperbaikinya," papar Milo.
"Ini sepak bola. Kadang pemain lelah atau pemain lawan sangat bagus dalam bertahan. Hal-hal tersebut yang membuat kami tak bisa memanfaatkan peluang yang ada," pelatih berusia 55 tahun ini menandaskan.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 02:30Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 01:59Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
