
Bola.net - Pelatih Persis Solo Junaidi berharap konsorsium melunasi sisa gaji pelatih dan pemain yang hingga kompetisi berakhir ini belum terbayarkan.
"Saya berharap konsorsium punya komitmen untuk membayar sisa gaji yang belum terbayar kepada pelatih dan pemain," ujar Junaidi.
Menurutnya, gaji pelatih dan pemain Persis yang belum dibayar untuk Maret tersisa 40 persen, sedangkan April, Mei, dan Juni bahkan jika sesuai kontraknya gaji harus dibayar hingga Agustus.
"Kami masih menunggu informasi dari CEO Persis, Kesit Budi Handoyo bagaimana penyelesaiannya dan ada jalur-jalur sesuai kontrak," kata mantan pelatih Persijap Jepara itu.
"Konsorsium dulu berjanji akan melunasi semua, tetapi sampai pemain semua pulang kampung ternyata dibayar 20 persennya saja," katanya.
Ditambahkannya, konsorsium seharusnya menjelaskan kepada para pemain dan pelatih kalau memang tidak ada uangnya sehingga mereka tidak terus terlalu berharap menerima kiriman gajinya.
"Jika mereka tidak segera dilunasi kasihan untuk kebutuhan hidup sehari-hari yang mendesak," katanya.
Dirinya mendengar ada beberapa pemainnya yang mengeluh soal kebutuhan hidup sehari-hari berharap dari pelunasan gajinya. Bahkan, ada pemain yang berharap menerima gajinya untuk biaya pernikahan.
Sementara itu dari informasi yang diterima di Mess Persis Solo, konsorsium juga belum membayar biaya operasional klub, antara lain Rp10 juta untuk sewa latihan di Stadion Manahan, biaya katering, dan sekitar Rp100 juta ongkos sewa bus pemain dan ofisial selama lima bulan.
Selain itu, konsorsium juga belum melunasi beberapa bonus untuk pemain dan pelatih Persis Solo ketika meraih kemenangan di Piala Indonesia 2012. (ant/end)
"Saya berharap konsorsium punya komitmen untuk membayar sisa gaji yang belum terbayar kepada pelatih dan pemain," ujar Junaidi.
Menurutnya, gaji pelatih dan pemain Persis yang belum dibayar untuk Maret tersisa 40 persen, sedangkan April, Mei, dan Juni bahkan jika sesuai kontraknya gaji harus dibayar hingga Agustus.
"Kami masih menunggu informasi dari CEO Persis, Kesit Budi Handoyo bagaimana penyelesaiannya dan ada jalur-jalur sesuai kontrak," kata mantan pelatih Persijap Jepara itu.
"Konsorsium dulu berjanji akan melunasi semua, tetapi sampai pemain semua pulang kampung ternyata dibayar 20 persennya saja," katanya.
Ditambahkannya, konsorsium seharusnya menjelaskan kepada para pemain dan pelatih kalau memang tidak ada uangnya sehingga mereka tidak terus terlalu berharap menerima kiriman gajinya.
"Jika mereka tidak segera dilunasi kasihan untuk kebutuhan hidup sehari-hari yang mendesak," katanya.
Dirinya mendengar ada beberapa pemainnya yang mengeluh soal kebutuhan hidup sehari-hari berharap dari pelunasan gajinya. Bahkan, ada pemain yang berharap menerima gajinya untuk biaya pernikahan.
Sementara itu dari informasi yang diterima di Mess Persis Solo, konsorsium juga belum membayar biaya operasional klub, antara lain Rp10 juta untuk sewa latihan di Stadion Manahan, biaya katering, dan sekitar Rp100 juta ongkos sewa bus pemain dan ofisial selama lima bulan.
Selain itu, konsorsium juga belum melunasi beberapa bonus untuk pemain dan pelatih Persis Solo ketika meraih kemenangan di Piala Indonesia 2012. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 10 Januari 2026 17:49Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persis Solo 11 Januari 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 18:08 -
Liga Champions 20 Januari 2026 18:00 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:45 -
Liga Champions 20 Januari 2026 17:41 -
Bola Indonesia 20 Januari 2026 17:29 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:11
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478632/original/011756100_1768907216-Warga_Pati_gelar_aksi_di_depan_kantor_Bupati_Pati.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452619/original/063632700_1766411191-Kepala_Departemen_Kebijakan_Makroprudensial_BI__Solikin_M._Juhro-4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446325/original/025310000_1765878759-_SUC__The_Founder5_II_-_Unfinished_Business_-_14122025_-_6D_-_1128.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478552/original/017456800_1768904588-Potongan_video_proses_pencarian_korban_pesawat_jatuh.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4873066/original/047832700_1719213109-Screenshot_20240624_123333_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478486/original/020318500_1768903480-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_16.53.09.jpeg)

