
Bola.net - Upaya pihak keamanan yang menembakkan gas air mata di Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Minggu (03/6) kemarin, dinilai Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Tri Maryanto sudah sesuai prosedur tetap (protap) kepolisian.
Tembakan gas air mata dilepaskan pihak keamanan beberapa menit usai peluit akhir laga Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta ditiup. Hal itu dilakukan untuk memukul mundur Bonekmania yang melempari pihak keamananan dengan batu.
Bonekmania terlihat berang karena rekan-rekan mereka yang akan masuk stadion dari sisi Barat Daya mendapat hajaran dari pihak kemanan. Padahal mereka mengaku hanya ingin melepas spanduk di pinggir lapangan, bukan menyerang pemain Persija atau wasit.
"Berdasarkan pasal 170 KUHP tentang upaya kekerasan bersama-sama, tembakan gas air mata ini bisa dibenarkan. Ini sudah sesuai protap," tegas Kombes Pol Tri pada awak media di RSUD Dr.Soetomo semalam. "Anggota kita berusaha menghentikan lemparan batu yang mengarah ke mereka."
Pria yang memegang jabatan tertinggi di Porestabes Surabaya itu mengakui kalau bukan hanya mobil patroli mereka saja yang hancur, tetapi sekitar 15 personel juga luka-luka terkena lemparan potongan batu bata. Memang, meski sudah melakukan sweeping terhadap penonton yang masuk stadion, batu bisa menjadi senjata Bonek karena bangku penonton yang terbuat dari tembok mudah dipatahkan.
Namun, Kombes Pol Tri membantah kalau anak buahnya mengarahkan tembakan gas air mata ke arah penonton yang di atas tribun. "Di mana-mana tembakan gas air mata memang arahnya ke atas. Tapi, mereka tak mengarahkannya langsung pada sasaran," tandasnya. [initial]
BOLAINDO - Bonek Tewas Karena Kehabisan Oksigen (fjr/gia)
Tembakan gas air mata dilepaskan pihak keamanan beberapa menit usai peluit akhir laga Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta ditiup. Hal itu dilakukan untuk memukul mundur Bonekmania yang melempari pihak keamananan dengan batu.
Bonekmania terlihat berang karena rekan-rekan mereka yang akan masuk stadion dari sisi Barat Daya mendapat hajaran dari pihak kemanan. Padahal mereka mengaku hanya ingin melepas spanduk di pinggir lapangan, bukan menyerang pemain Persija atau wasit.
"Berdasarkan pasal 170 KUHP tentang upaya kekerasan bersama-sama, tembakan gas air mata ini bisa dibenarkan. Ini sudah sesuai protap," tegas Kombes Pol Tri pada awak media di RSUD Dr.Soetomo semalam. "Anggota kita berusaha menghentikan lemparan batu yang mengarah ke mereka."
Pria yang memegang jabatan tertinggi di Porestabes Surabaya itu mengakui kalau bukan hanya mobil patroli mereka saja yang hancur, tetapi sekitar 15 personel juga luka-luka terkena lemparan potongan batu bata. Memang, meski sudah melakukan sweeping terhadap penonton yang masuk stadion, batu bisa menjadi senjata Bonek karena bangku penonton yang terbuat dari tembok mudah dipatahkan.
Namun, Kombes Pol Tri membantah kalau anak buahnya mengarahkan tembakan gas air mata ke arah penonton yang di atas tribun. "Di mana-mana tembakan gas air mata memang arahnya ke atas. Tapi, mereka tak mengarahkannya langsung pada sasaran," tandasnya. [initial]
BOLAINDO - Bonek Tewas Karena Kehabisan Oksigen (fjr/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 1 Juni 2026 20:40RESMI: Persija Berpisah dengan Allano Lima
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
Persebaya Berpisah dengan Bruno Moreira: Sudah Ditawari Gaji Lebih Besar tapi Menolak
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)

