
Bola.net - - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membantah pernah berkoordinasi dengan PSSI untuk mengubah target timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018. Bantahan tersebut disampaikan oleh Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto.
Sebelumnya, Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha mengungkapkan bahwa ada perubahan target bagi timnas U-23 di Asian Games 2018. Jika sebelumnya tim asuhan Luis Milla itu ditarget masuk empat besar, target tersebut direvisi hingga akhirnya skuat Merah Putih hanya ditargetkan masuk 10 besar.
Tisha mengatakan, perubahan target tersebut dilakukan setelah PSSI menggelar pertemuan dengan Kemenpora dua pekan lalu. Perubahan target itu dilakukan dengan pertimbangan kondisi sepakbola di Indonesia yang belum ideal.
Gatot lantas mengaku bahwa dirinya tidak pernah berkomunikasi dengan PSSI dua pekan kemarin. Namun diterangkannya, dia mengontak pihak federasi tiga pekan lalu untuk menagih surat permintaan klarifikasi dan laporan penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 2.
“Saya yang menghubungi tiga minggu lalu karena laporan ke Pak Menteri kok tak kunjung datang. Lalu sata bilang, tolong laporkan juga tentang persiapan timnas ke Asian Games. Bukan tentang target,” ujar Gatot, Selasa .
Selain Gatot, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi juga mengaku tidak tahu menahu terkait perubahan target tersebut. Begitu pula dengan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana.
Gatot pun mengingatkan pada PSSI agar tidak asal bicara saat menyebut sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kemenpora. "PSSI tidak boleh klaim seperti itu," seru Gatot.
"Kami ada institusi, ada PIC (Person in Charge) ada deputi terkait. Kalau ketiganya tidak pernah dihubungi, lalu siapa yang mereka hubungi?” tanyanya.
Gatot menegaskan, sampai saat ini pihak Kemenpora masih punya pandangan yang sama dengan target yang sebelumnya diucapkan oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Sementara itu terkait penurunan target yang dilontarkan oleh Tisha, Gatot mengaku heran mengapa revisinya cukup drastis.
“Kami juga tidak ada cerita Timnas Indonesia mau jadi juara walaupun inginnya juara tapi realistisnya kan tidak mungkin. Runner up ataupun peringkat tiga juga tidak mungkin. Kalau bisa empat besar saja itu sudah pencapaian yang bagus,” ucapnya.
“Tetapi kalau targetnya dari empat besar turun jadi 10 besar jadi tanda tanya juga buat kami. Kok turunnya jauh sekali. Apalagi Indonesia jadi tuan rumah. Setidaknya, kalau turun tidak ke 10 besar lah, minimal enam besar,” tutupnya. (fit/asa)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 4 September 2026 15:46Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
-
Liga Spanyol 1 September 2026 23:23Tinggalkan Como, Emil Audero Bakal Merantau ke Spanyol
-
Tim Nasional 31 Agustus 2026 18:12Peluang Mees Hilgers Tembus Starting XI Heerenveen: Persaingan Sangat Ketat!
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 September 2026 14:02Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
-
Liga Italia 6 September 2026 13:52Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
-
Liga Italia 6 September 2026 13:41Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
-
Liga Italia 6 September 2026 13:32Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
-
Tim Nasional 6 September 2026 11:00Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 September 2026 17:23Hasil BRI Super League: PSIM Bangkit di Akhir Laga, Persita Gagal Bawa Pulang Tiga Poin
-
indonesia 5 September 2026 17:00Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 5 September 2026 16:00Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
-
Liputan6 6 September 2026 10:50Bandara Halim Ditutup hingga Pukul 14.00 Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 10:45Terganggu Abu Anak Krakatau, CFD Jakarta Berakhir Lebih Awal
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3090832/original/076119700_1585724040-20200401-Bandara-Corona-2.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9341539/original/047701800_1788657623-0L5A9653.jpg)

