
"PSSI bukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, tapi partai sepak bola seluruh Indonesia. Selama ini sepak bola hanya dijadikan lumbung korupsi dan menumpuk kekuasaan, calon Ketua Umum PSSI harus bebas dari partai dan politik, kalau tidak demikian, dunia bola Indonesia tidak akan profesional," kata Koordinator Jambore Perubahan Sepak Bola Indonesia (JPSI), Richard Achmad Sugiyanto, seperti dikutip dari Kompas.
Karena itulah, menambahkan, publik sepak bola Indonesia harus berpikir dua kali sebelum mendukung pencalonan diri Nurdin Halid, untuk tetap bertahta di singgasananya.
"Ini penutupannya sudah tanggal 5, nama Nurdin Halid harus dipikir ulang lagi untuk masuk dalam daftar nama calon ketua, kalau tidak demikian, persepakbolaan di Indonesia akan seperti ini terus. Dunia sepak bola sangat rawan sebagai alat politik di Indonesia," ujar Richard.
Pernyataan Richard tersebut senada dengan lontaran Apung Widadi. Anggota ICW itu juga menegaskan perlunya kandidat Ketua Umum PSSI untuk netral dari kepentingan politik, selain beberapa persyaratan lain. "Pertama, pengurus ke depan harus orang yang tidak tersandung korupsi, selain itu, calon Ketua Umum PSSI tidak pernah melanggar HAM," ujar Apung.
Calon Ketua Umum PSSI, lanjut Apung, harus yang profesional dan mengenal dunia bola dengan baik. Kemudian, yang terpenting, para calon tidak mempunyai kepentingan khusus dalam sepak bola, terutama kepentingan politik maupun kepentingan partai.
"Semua orang boleh mendaftar, bisa juga calon alternatif seperti pengusaha atau mungkin wartawan yang menguasai tentang sepak bola. Yang penting pemimpin PSSI harus bersih, bukan mafia sepak bola," kata dia. (kps/den)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:07Canda Prabowo soal Menu MBG Dapur Polri: Nasi Pulen, Saya Curiga Ini
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:07Survei Poltracking Terbaru: 72,2% Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:00Mayoritas Anak Penerima MBG Berasal dari Keluarga Perokok
MOST VIEWED
Persebaya Berpisah dengan Bruno Moreira: Sudah Ditawari Gaji Lebih Besar tapi Menolak
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...











:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7755138/original/042352900_1780564150-canda-prabowo-soal-menu-mbg-dapur-polri-nasi-pulen-saya-curiga-ini-51f5f9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7752565/original/030731900_1780561136-Santoso.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7754080/original/049225400_1780562973-IMG_7340.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7752523/original/098230100_1780560955-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_13.32.46.jpeg)

