
Bola.net - Carut-marut yang melanda pentas sepak bola Tanah Air, tidak membuat Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI) ikut putus harapan. Ketua Umum (Ketum) BASRI, Eddy Sofyan, justru menegaskan bakal menggelar kompetisi yang diikuti 33 Provinsi, Liga Desa Indonesia (LIDI) mulai 1 Agustus-September mendatang.
"Sepak bola di Indonesia masih ada dan tidak berhenti. Kami Basri tetap menggulirkan LIDI dan menunjukkan bahwa sepak bola masih tetap berlangsung," ujarnya.
Diterangkannya, gelaran LIDI sudah mencapai babak putaran final dan akan diselenggarakan pada Agustus-September, di Belitung Timur. Sebanyak 33 tim yang ambil bagian, merupakan perwakilan provinsi yang berjuang tiap wilayah sejak 2014 lalu.
"Kami fokus memperhatikan sepak bola di Indonesia dan tidak hentinya mendukung olahraga rakyat ini. sehingga ke depannya, para pemain ini akan bisa berkompetisi di level profesional dan akan kami pilih dalam skuad Basri Selection," papar Eddy.
Dilanjutkannya, Belitung Timur juga menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat kerja nasional (Rakernas), 15-16 Juni. Kesempatan tersebut, bertujuan untuk membahas evaluasi semua program yang telah dilakukan, membahas program ke depan dan semua hal yang telah menjadi isu sepak bola Indonesia saat ini.
"Selain membahas permasalahan pokok, kita juga akan melakukan pengundian grup LIDI pada babak final tersebut," tukasnya. (esa/dzi)
"Sepak bola di Indonesia masih ada dan tidak berhenti. Kami Basri tetap menggulirkan LIDI dan menunjukkan bahwa sepak bola masih tetap berlangsung," ujarnya.
Diterangkannya, gelaran LIDI sudah mencapai babak putaran final dan akan diselenggarakan pada Agustus-September, di Belitung Timur. Sebanyak 33 tim yang ambil bagian, merupakan perwakilan provinsi yang berjuang tiap wilayah sejak 2014 lalu.
"Kami fokus memperhatikan sepak bola di Indonesia dan tidak hentinya mendukung olahraga rakyat ini. sehingga ke depannya, para pemain ini akan bisa berkompetisi di level profesional dan akan kami pilih dalam skuad Basri Selection," papar Eddy.
Dilanjutkannya, Belitung Timur juga menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat kerja nasional (Rakernas), 15-16 Juni. Kesempatan tersebut, bertujuan untuk membahas evaluasi semua program yang telah dilakukan, membahas program ke depan dan semua hal yang telah menjadi isu sepak bola Indonesia saat ini.
"Selain membahas permasalahan pokok, kita juga akan melakukan pengundian grup LIDI pada babak final tersebut," tukasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
