
Bola.net - Kondisi fisik merupakan faktor yang menghalangi Arema bermain agresif kala menjamu PSIR Rembang, Rabu (25/4). Menurut Pelatih Arema, Abdurrahman Gurning, kondisi fisik para pemain menghalangi mereka bermain ofensif sejak awal pertandingan.
"Di babak pertama pertandingan ini, saya memang hanya memasang satu striker. Padahal, kita biasanya di kandang memasang dua striker. Kita juga menginstruksikan pada para pemain agar tidak total menyerang pertahanan lawan," ujar Gurning.
"Kondisi pemain tidak memungkinkan untuk tampil menyerang total di pertandingan ini. Ini karena kondisi fisik mereka tidak maksimal. Kita tidak ingin main menyerang di babak pertama tapi drop di babak kedua," sambungnya.
Sebelumnya, dalam laga yang dihelat di Stadion Gajayana Malang ini, Arema sempat tertinggal pada menit ke-43 melalui Cristian Lenglolo. Arema baru bisa menyamakan kedudukan menit ke-60 melalui Mulyanan.
Mulyanan membawa Arema balik unggul di menit 68. Namun, keunggulan ini tak lama. Menit 73, Lenglolo sukses memanfaatkan kemelut di jantung pertahanan Arema dan menyamakan kedudukan.
Menanggapi hasil imbang ini, Gurning mengakui bahwa hal tersebut di luar target mereka. Namun, dia memuji semangat juang para pemain yang tetap mau berjuang meski kondisi mereka pas-pasan. (den/dzi)
"Di babak pertama pertandingan ini, saya memang hanya memasang satu striker. Padahal, kita biasanya di kandang memasang dua striker. Kita juga menginstruksikan pada para pemain agar tidak total menyerang pertahanan lawan," ujar Gurning.
"Kondisi pemain tidak memungkinkan untuk tampil menyerang total di pertandingan ini. Ini karena kondisi fisik mereka tidak maksimal. Kita tidak ingin main menyerang di babak pertama tapi drop di babak kedua," sambungnya.
Sebelumnya, dalam laga yang dihelat di Stadion Gajayana Malang ini, Arema sempat tertinggal pada menit ke-43 melalui Cristian Lenglolo. Arema baru bisa menyamakan kedudukan menit ke-60 melalui Mulyanan.
Mulyanan membawa Arema balik unggul di menit 68. Namun, keunggulan ini tak lama. Menit 73, Lenglolo sukses memanfaatkan kemelut di jantung pertahanan Arema dan menyamakan kedudukan.
Menanggapi hasil imbang ini, Gurning mengakui bahwa hal tersebut di luar target mereka. Namun, dia memuji semangat juang para pemain yang tetap mau berjuang meski kondisi mereka pas-pasan. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 18 Oktober 2022 10:03Jejak Sejarah Arema dan Sepak Bola di Malang
-
Bola Indonesia 13 November 2021 00:21Presiden Arema FC Beber Alasan Sponsori Arema Indonesia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
