FOLLOW US:


Kronologi Meninggalnya Suporter Persija Rizal Yanwar

14-11-2017 20:11
Kronologi Meninggalnya Suporter Persija Rizal Yanwar
Persija Berduka © Persija Jakarta

Bola.net - Nasib naas menghampiri salah satu pendukung Persija Jakarta, Rizal Yanwar Saputra usai menyaksikan tim kesayangannya bermain melawan Bhayangkara FC, Minggu (12/11/2017). Anggota The Jakmania dari Cikarang itu dikeroyok sekelompok orang hingga meninggal dunia.

Laga antara Bhayangkara versus Persija pada pekan ke-34 kompetisi Liga 1 itu digelar di Stadion Patriot, Bekasi. Dalam perjalanan pulang, almarhum Rizal yang saat itu dibonceng oleh temannya dengan menaiki sepeda motor mendapat serangan dari sekelompok orang yang diduga merupakan oknum suporter tim lain.

Akibat serangan itu, Rizal mendapat luka parah di bagian kepalanya. Dia pun meninggal setelah mendapat serangan brutal tersebut.

“Rizal meninggal setelah pulang menonton Bhayangkara FC versus Persija. Mereka sudah niat menunggu, bahkan laporan terakhir dari Polsek Cikarang Utara, ada CCTV, kelihatan gerak-gerik menunggu rombongan Jakmania lewat. Ada samurai, segala macam,” ungkap Koordinator Wilayah (Korwil) Cikarang, Ahmad Arief.

“Kemarin bukti-bukti seperti plat nomor kendaraan mereka ada yang ketinggalan sudah kita serahkan semua ke polsek. Bahkan ada motor mereka yang ketinggalan sudah saya serahkan juga,” sambungnya.

Insiden penyerangan itu terjadi di Jalan Raya Utama Pilar, Sukatani, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Teman yang membonceng Rizal sendiri sempat terkena serangan, namun tidak fatal.

Serangan itu sendiri sepertinya membuat rekan Rizal trauma. Sebab, dia belum bisa memberikan informasi apapun pada pihak polisi terkait insiden tersebut.

“Kalau informasi sempat dibawa ke rumah sakit. Yang tahu kondisi pastinya cuma temannya yang di sepeda motor. Waktu itu, posisi saya tidak di sana," tutur Arief.

"Jadi informasi, ada yang bilang masih sempat dibawa ke rumah sakit, dan meninggal di tempat lalu langsung dibawa ke rumah sakit. Cuma temannya yang di motor, dia tidak ingat apa-apa dan belum bisa diajak bicara. Posisi boncengan. Temannya kena juga tapi tidak terlalu parah, dia sempat lari menyelamatkan diri informasi dari orang tuanya,” tandasnya. (fit/asa)