
Bola.net - Insiden pelemparan yang masih terjadi pada laga antara Arema FC dan Persib Bandung mengundang keprihatinan panitia pelaksana laga (Panpel) Arema FC. Mereka berencana akan menggelar evaluasi terkait insiden pelemparan ke area pertandingan ini.
"Kami akan melakukan evaluasi soal ini," kata Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, usai laga.
"Kami akan mencari penyebab masih masuknya botol-botol yang digunakan dalam insiden pelemparan ke area pertandingan ini," sambungnya.
Menurut Haris, panpel juga akan melakukan evaluasi pada para pedagang asongan di dalam stadion dan para portir yang menjaga gerbang stadion. Panpel, sambungnya, ingin mengetahui asal barang-barang yang digunakan dalam pelemparan tersebut.
"Kami ingin mencari sebab kebocoran ini," tuturnya.
Sebelumnya, sempat terjadi insiden pelemparan pada laga antara Arema FC dan Persib Bandung. Pelemparan dalam laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (08/03) ini terjadi beberapa kali. Yang paling masif, pelemparan terjadi kala laga usai.
Paling tidak, ada dua hal yang membuat pelemparan ini terjadi. Selain karena hasil yang tak sesuai ekspektasi, pelemparan juga terjadi karena ketidakpuasan suporter pada keputusan-keputusan wasit.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Ajak Aremania Kembali ke Jati Diri
Lebih lanjut, Haris menyebut aksi pelemparan ini rentan berbuah sanksi. Sanksi ini, sambung pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dispora Kabupaten Malang tersebut, bakal sangat memberatkan keuangan Arema.
Karenanya, Haris meminta agar Aremania bisa menahan diri dan tak melakukan hal serupa. Ia pun mengajak Aremania kembali ke jati diri mereka sebagai suporter terbaik.
"Kita pernah jadi suporter terbaik. Tolong kita kembali ke muruah tersebut," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
